Pencarian

Banjir Merangin: Al Haris Bangun 2 Rumah Hanyut di Desa Selango

Senin, 04 Mei 2026 • 13:43:33 WIB
Banjir Merangin: Al Haris Bangun 2 Rumah Hanyut di Desa Selango
Gubernur Jambi Al Haris meninjau lokasi banjir di Desa Selango, Merangin, Minggu (3/5/2026).

MERANGIN — Gubernur Jambi Al Haris mendatangi lokasi banjir di Desa Selango, Kabupaten Merangin, guna memastikan distribusi logistik bagi warga terdampak pada Minggu (3/5/2026). Kunjungan ini merespons kondisi masyarakat yang mulai kesulitan bahan pangan akibat aktivitas ekonomi desa yang lumpuh total.

Selain memantau pengungsian, Al Haris menyerahkan bantuan darurat berupa satu ton beras melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Jambi. Banjir bandang di wilayah ini dilaporkan tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga menghanyutkan dua rumah warga hingga rata dengan tanah.

Al Haris Janji Bangun Kembali Rumah Warga yang Hanyut

Dalam tinjauan tersebut, Gubernur memastikan pemerintah daerah akan mengambil langkah cepat untuk pemulihan tempat tinggal. Dua unit rumah yang hilang terseret arus menjadi prioritas pembangunan kembali agar warga kehilangan tempat tinggal dapat segera memiliki hunian layak.

Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Jambi ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan terkait keterlambatan logistik. Al Haris meminta masyarakat tetap bersabar di tengah proses evakuasi dan distribusi bantuan yang sedang berjalan.

"Musibah ini memang berat, tapi kita harus tetap tegar dan sabar. Pemerintah hadir bersama masyarakat," ujar Al Haris di hadapan warga Desa Selango, Minggu (3/5).

Dugaan Kerusakan Lingkungan dan Penebangan Hutan

Banjir yang melanda Desa Selango tidak hanya dipandang sebagai fenomena alam musiman. Pemerintah mengidentifikasi adanya penurunan kualitas lingkungan di hulu sungai yang memperparah debit air saat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Merangin.

Aktivitas penebangan hutan dan kondisi sungai yang kian dangkal diduga menjadi faktor utama pemicu banjir bandang. Masalah lingkungan ini menjadi catatan serius bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan penanganan jangka panjang agar bencana serupa tidak berulang.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini disiagakan di titik-titik rawan. Fokus utama petugas adalah memastikan keselamatan warga di tengah ancaman banjir susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kebutuhan Logistik di Pengungsian Semakin Mendesak

Meski bantuan satu ton beras telah tiba, warga di lokasi pengungsian masih mengharapkan distribusi perlengkapan dasar yang lebih merata. Kebutuhan akan makanan siap saji, obat-obatan, dan pakaian bersih menjadi hal yang paling mendesak bagi korban banjir saat ini.

Beberapa titik pengungsian masih menunjukkan kepadatan warga yang bertahan dengan fasilitas seadanya. Aktivitas harian yang terhenti memaksa warga bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah dan relawan yang bertugas di lapangan.

Dinas Sosial Provinsi Jambi bersama BPBD Merangin terus melakukan pendataan untuk memastikan bantuan tahap berikutnya tepat sasaran. Fokus distribusi akan diarahkan ke wilayah yang paling terisolasi guna mencegah kelangkaan pangan di tingkat desa.

Bagikan
Sumber: jambiprima.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks