Pencarian

Open House Sekolah Rakyat di Jambi: Gus Ipul Tegaskan Siswa Bukan dari Seleksi Akademik, Prioritas Keluarga Miskin Ekstrem

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:57:01 WIB
Open House Sekolah Rakyat di Jambi: Gus Ipul Tegaskan Siswa Bukan dari Seleksi Akademik, Prioritas Keluarga Miskin Ekstrem
Gus Ipul menjelaskan siswa Sekolah Rakyat diprioritaskan dari keluarga miskin ekstrem tanpa seleksi akademik.

JAMBI — Gus Ipul menggelar dialog langsung dengan siswa, guru, dan orang tua di Sentra Alyatama Jambi. Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi sekaligus memperkenalkan proses pembelajaran Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, serta Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus atau HBA.

“Sekolah Rakyat ini untuk keluarga-keluarga paling tidak mampu. Anak-anak mereka diberi kesempatan memperoleh pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas,” ujar Gus Ipul di hadapan para orang tua.

Bukan Seleksi Akademik, Tapi Prioritas Kemiskinan

Gus Ipul menegaskan, penetapan siswa dilakukan oleh pemerintah daerah. Jika lahan sekolah disediakan oleh bupati atau wali kota, maka siswa yang dapat bersekolah berasal dari kabupaten atau kota tersebut. Namun jika lahan disediakan oleh gubernur, siswa bisa berasal dari seluruh kabupaten/kota dalam provinsi.

Program ini merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Konsepnya sekolah berasrama, di mana siswa mendapat pendampingan 24 jam dengan fasilitas yang mendukung proses belajar. Tiga jenjang pendidikan dilayani: SD, SMP, dan SMA.

Proses Pembelajaran Sudah Berjalan 10 Bulan

Menurut Gus Ipul, proses pembelajaran Sekolah Rakyat sudah dimulai sejak 14 Juli 2025. Saat ini, program beroperasi di 166 titik di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Di Sentra Alyatama Jambi, sekolah masih menggunakan gedung sementara milik Kementerian Sosial.

“Saya gembira, anak-anak kita terlihat makin percaya diri. Pertumbuhan fisiknya juga cukup bagus, makin sehat, lebih disiplin, dan semakin betah mengikuti proses pembelajaran,” kata Gus Ipul setelah melihat perkembangan siswa selama sekitar 10 bulan.

Pemerintah Bangun 100 Titik Gedung Permanen

Gus Ipul menyebut, pemerintah sedang membangun lebih dari 100 titik gedung permanen Sekolah Rakyat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Menurutnya, program tidak bisa berjalan sendiri karena melibatkan banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Gubernur Jambi: Enam Lokasi Lagi Sedang Berproses

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan terima kasih atas dibangunnya Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi. Ia menyebut program ini menjadi peluang besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami berterima kasih atas dibangunnya Sekolah Rakyat ini. Ini murni program Bapak Presiden dan Kementerian Sosial,” ujar Al Haris.

Saat ini, sudah ada dua lokasi Sekolah Rakyat yang dibangun, yakni di Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur. Selain itu, enam lokasi lainnya juga sedang berproses, yakni Sungai Gelam, Batanghari, Bungo, Tebo, Merangin, dan Sarolangun.

Al Haris mengatakan, Pemprov Jambi akan mendorong seluruh kabupaten/kota agar ikut menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Syarat utamanya, lahan tersebut harus aman secara hukum dan kemudian akan diverifikasi oleh kementerian.

“Kalau kepala daerahnya aktif, tentu akan lebih cepat. Tapi kalau lamban, bisa saja terbangun belakangan,” katanya.

Bagikan
Sumber: jernih.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks