Pencarian

Boy Thohir Bongkar Pilar Batu Bara Termal ADRO, Alamtri Resources Kini Fokus ke Mineral Hijau

Sabtu, 13 Juni 2026 • 21:28:01 WIB
Boy Thohir Bongkar Pilar Batu Bara Termal ADRO, Alamtri Resources Kini Fokus ke Mineral Hijau
Boy Thohir memisahkan pilar batu bara termal ADRO ke Alamtri Resources sebagai langkah restrukturisasi.

JAMBI — Keputusan ini bukanlah reaksi dadakan. Boy Thohir, pengendali utama grup, sudah menyiapkan rencana ini sejak jauh-jauh hari. Pada Juli 2008, ia sukses melantai di Bursa Efek Indonesia lewat IPO PT Adaro Energy Tbk yang meraup dana segar Rp12,25 triliun. Uang itu dipakai untuk membesarkan tambang batu bara termal di Blok Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kini, strateginya justru berbalik 180 derajat. Melalui prospektus IPO AADI yang terbit November 2024, Boy Thohir melego seluruh pilar batu bara termal berikut rantai pasok pendukungnya ke entitas baru tersebut. Alamtri Resources—nama baru induk usaha—dibersihkan dari beban industri tinggi karbon yang kerap mendiskon valuasi di mata investor global.

Alasan di Balik Pemisahan Radikal

Dalam pesan presiden direkturnya, Boy Thohir menuliskan bahwa evaluasi kinerja bisnis secara berkala menjadi kunci. "Kami melihat bahwa salah satu strategi utama untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan adalah melalui langkah penataan kembali," tulisnya. Tema besar korporasi tahun itu adalah 'Restructuring Business Pillars for Sustainable Growth.'

Pemisahan ini membuka jalan bagi Alamtri untuk bergerak lebih lincih tanpa bayang-bayang risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Fokus baru grup meliputi batu bara metalurgi (coking coal) untuk industri baja melalui PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), investasi mineral kritis di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), serta pembangunan infrastruktur energi terbarukan di Kalimantan Utara.

Dampak bagi Pasar dan Investor

Bagi investor, langkah ini berarti dua hal. Pertama, saham ADRO kini tidak lagi terbebani sentimen negatif industri batu bara termal. Kedua, AADI hadir sebagai entitas murni batu bara termal dengan profil risiko yang lebih transparan. Keputusan ini juga memberi sinyal bahwa Boy Thohir siap membongkar zona nyaman demi keberlanjutan bisnis lintas generasi.

Perbandingan dua prospektus—2008 dan 2024—menunjukkan evolusi seorang pengusaha. Dari mengonsolidasikan modal untuk membangun imperium ekstraktif, kini ia meredefinisi fondasi bisnisnya menuju ekosistem hijau. Alamtri Resources menjadi bukti bahwa kepemimpinan premium menuntut keberanian merombak pencapaian sendiri demi masa depan yang lebih terjamin.

Bagikan
Sumber: kabarbursa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks