SAROLANGUN — Upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Sungai Abang masih terus dilakukan hingga Selasa (25/8/2026) malam. Tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi harus bekerja ekstra lantaran api menjalar di bawah permukaan tanah gambut yang kering.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Koramil 420-04/Sarolangun Kodim 0420/Sarko, sebanyak 5 personel TNI, 2 personel Polri, 8 personel BPBD, dan 8 personel Manggala Agni dikerahkan ke titik koordinat S -2.285736, E 102.66597.
Kendala di Lapangan: Lahan Gambut dan Minimnya Sumber Air
Proses pemadaman menghadapi dua kendala utama. Kondisi lahan yang merupakan gambut membuat api cepat menyebar ke dalam tanah, sementara sumber air di sekitar lokasi kebakaran sangat terbatas.
Kondisi ini menyebabkan api belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Hingga perkembangan terakhir, masih ditemukan kepulan asap di bagian tengah area yang terbakar.
Dua Unit Mobil Tangki dan 5 Mesin Penyedot Air Dikerahkan
Untuk mengatasi keterbatasan air, tim gabungan mengerahkan dua unit mobil tangki pemadam milik BPBD dan satu unit mobil tangki dari Manggala Agni. Selain itu, lima unit mesin penyedot air juga dioperasikan untuk menyuplai air ke titik-titik api.
Petugas di lokasi terus melakukan penyekatan dan pendinginan di area yang masih mengeluarkan asap. Langkah ini dilakukan agar api tidak kembali menyala dan menjalar ke permukiman atau perkebunan warga di sekitarnya.
Sebagian Besar Api Berhasil Dipadamkan, Pendinginan Terus Berlangsung
Sebagian besar api sebenarnya telah berhasil dikendalikan. Namun, karena masih ditemukan asap di tengah area kebakaran, seluruh personel tetap bertahan di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman.
Personel TNI bersama BPBD, Manggala Agni, Polri, dan unsur terkait lainnya berkomitmen untuk terus melakukan pembatasan penyebaran titik api. Proses pemadaman dan pendinginan akan terus berlanjut hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya.