Pencarian

Kemarau Panjang di Batanghari Jambi, Ratusan Warga Andalkan Mata Air di Kebun Sawit untuk Mandi dan Masak

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:53:01 WIB
Kemarau Panjang di Batanghari Jambi, Ratusan Warga Andalkan Mata Air di Kebun Sawit untuk Mandi dan Masak
Warga Desa Danau Embat, Batanghari, Jambi, mengantre mengambil air dari mata air di kebun sawit untuk kebutuhan mandi dan memasak.

BATANGHARI — Kekeringan yang melanda Kabupaten Batanghari, Jambi, memaksa warga di Desa Danau Embat dan Terusan mencari sumber air alternatif. Mereka memanfaatkan mata air yang berada di kawasan perkebunan sawit untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak sehari-hari.

Puluhan warga terlihat antre mengambil air menggunakan jeriken dan ember di lokasi tersebut. Jarak tempuh dari permukiman ke titik mata air bervariasi, sebagian harus berjalan kaki hingga ratusan meter melewati jalan kebun yang licin dan berbukit.

Sumur Mengering, Warga Rela Antre di Tengah Kebun

Salah seorang warga Desa Danau Embat mengaku sudah lebih dari dua minggu tidak bisa mengandalkan sumur pribadinya. Debit air yang keluar hanya sedikit dan keruh, tidak layak pakai untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

"Kalau untuk mandi dan cuci masih bisa dipakai, tapi untuk masak kami terpaksa ambil di kebun. Di sini airnya lebih bersih," ujarnya ketika ditemui di lokasi pengambilan air, Selasa (25/8/2026).

Kondisi ini memaksa warga mengatur waktu. Mereka biasanya datang pagi hari sebelum beraktivitas atau sore hari sepulang bekerja agar tidak terjadi antrean panjang di titik mata air.

Debit Air Terbatas, Warga Berharap Bantuan Sumur Bor

Mata air di kebun sawit tersebut memang tidak pernah kering, namun debitnya terbatas. Jika diambil terus-menerus oleh banyak warga dalam waktu bersamaan, aliran air menjadi kecil dan butuh waktu untuk mengisi kembali.

Warga berharap pemerintah desa maupun kabupaten segera menindaklanjuti dengan pengadaan sumur bor atau penyaluran air bersih berskala besar. Bantuan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan harus mengandalkan mata air yang jaraknya jauh dari permukiman.

Kepala desa setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan tersebut. Namun, sejumlah warga menyebutkan bahwa laporan kekeringan sudah disampaikan melalui perangkat RT dan RW setempat.

Kemarau Diprediksi Masih Berlanjut

Fenomena kemarau yang melanda Jambi bagian tengah ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Warga berharap pemerintah daerah segera menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, keterbatasan air juga mulai berdampak pada sektor pertanian warga. Beberapa petani di sekitar Desa Danau Embat mengaku terpaksa menunda masa tanam karena lahan tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks