KUALA TUNGKAL — Perumda Air Minum Tirta Pengabuan bergerak cepat merespons keluhan warga di tengah puncak musim kemarau. Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Feri Elvianto, turun langsung ke lapangan memantau distribusi air bersih yang dimulai sejak Rabu (19/8) lalu.
Setiap RT yang masuk daftar prioritas menerima jatah 5.000 liter air bersih secara gratis. Pendistribusian dilakukan bertahap dan menyasar permukiman padat penduduk yang selama ini mengandalkan pasokan dari perusahaan pelat merah tersebut.
Jadwal Distribusi dan Titik Prioritas
Feri menjelaskan, pada hari pertama pendistribusian menyasar warga di Jalan Kalimantan Lorong Gelatih dan Jalan Panglima. Lalu berlanjut ke Jalan Beringin dan Parit Lapis pada Kamis (20/8).
Memasuki akhir pekan, petugas menjangkau Jalan Ketapang, Kelapa Gading, Komplek B, serta Lorong Peternakan. Sementara pada Minggu (23/8), giliran warga di Jalan Bahagia dan Jalan Sriwijaya yang menerima pasokan air bersih.
Komitmen Pelayanan di Tengah Kekeringan
"Kami mengutamakan pelayanan terbaik. Bantuan air bersih ini dilaksanakan secara bertahap untuk wilayah-wilayah yang sudah ditentukan," ujar Feri di sela kegiatan penyaluran.
Program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Prioritas distribusi diberikan kepada pelanggan PDAM yang pasokan airnya terganggu akibat kemarau panjang.
Penambahan Distribusi Jika Kondisi Memburuk
Feri menambahkan, bantuan air bersih ini akan terus berjalan selama musim kemarau. Pihaknya juga berkomitmen menambah frekuensi distribusi apabila kondisi cuaca belum kembali normal.
"Bantuan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kemarau. Untuk wilayah lainnya yang belum dapat bantuan, segera menyusul," sambungnya.
Hingga hari ketiga pelaksanaan, PDAM Tirta Pengabuan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Perusahaan berjanji hadir ketika masyarakat membutuhkan, terutama dalam situasi yang membatasi akses terhadap air bersih.