Pencarian

Kemarau Panjang dan Karhutla di Muaro Jambi, Satgas Karang Taruna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Desa Puding

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:44:01 WIB
Kemarau Panjang dan Karhutla di Muaro Jambi, Satgas Karang Taruna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Desa Puding
Warga Desa Puding mengantre dengan jeriken untuk menerima air bersih dari mobil tangki Satgas Karang Taruna di tengah musim kemarau.

MUARO JAMBI — Antrean warga membawa jeriken dan ember tampak mengular sejak pagi di Desa Puding. Mereka menunggu kedatangan mobil tangki yang membawa air bersih, komoditas yang kini sangat langka di tengah musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Jambi.

Puluhan anggota Satgas Karang Taruna Provinsi Jambi turun langsung membantu proses distribusi. Mereka memastikan air mengalir ke setiap wadah yang dibawa warga, sambil membagikan masker dan vitamin kepada warga yang hadir.

Sumur Tercemar Minyak, Sungai Mulai Mengering

Kondisi sumber air di Desa Puding memang memprihatinkan. Kepala Desa Puding, Dewi, mengungkapkan bahwa banyak sumur warga yang tidak layak digunakan karena airnya mengandung minyak. Sementara itu, sumber air permukaan seperti sungai juga mulai mengering diterpa kemarau.

"Sumur banyak yang kering, sungai juga sudah kering. Bahkan ada sumur warga yang airnya tidak bagus karena banyak kandungan minyak. Jadi memang masyarakat sangat membutuhkan air bersih," ujar Dewi saat ditemui di lokasi penyaluran.

Kades: Bantuan Ini Sangat Berarti bagi Warga

Dewi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Pengurus Nasional Karang Taruna, Budi Satrio Djiwandono, dan Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Rocky Candra. Menurutnya, kehadiran organisasi kepemudaan ini sangat membantu warganya yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih.

"Terima kasih kepada Ketua Karang Taruna Nasional Bapak Budi Satrio Djiwandono dan Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi Bapak Rocky Candra. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami," kata Dewi.

Dewi menambahkan, bantuan masker dan vitamin dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi memang tengah menurun akibat kabut asap yang ditimbulkan karhutla.

Karang Taruna Pastikan Organisasi Hadir di Tengah Kesulitan

Pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi, Arief Hermanto, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran organisasi di tengah masyarakat. Ia menyebut bantuan air bersih, masker, dan vitamin merupakan respons cepat terhadap dua persoalan yang datang bersamaan: kekeringan dan karhutla.

"Karang Taruna harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kondisi kemarau panjang membuat persoalan air bersih menjadi sangat serius. Di sisi lain, Karhutla juga berdampak terhadap kualitas udara. Karena itu, bantuan yang kita bawa hari ini tidak hanya air bersih, tetapi juga masker dan vitamin," kata Arief.

Ia menjelaskan, total 8.000 liter air bersih yang disalurkan merupakan bantuan dari PNKT yang diteruskan melalui Satgas Karang Taruna Provinsi Jambi. Arief berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga yang harus berhemat menggunakan air untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Kami ingin Karang Taruna benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya. Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan, kita harus bergerak. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian sosial," tegasnya.

Menurut Arief, distribusi air bersih ini merupakan langkah tanggap darurat. Namun, ia mengakui persoalan kekeringan dan karhutla membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks