Pencarian

IJTI Jambi Bagikan Ribuan Masker Gratis ke Pengguna Jalan, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 12:19:31 WIB
IJTI Jambi Bagikan Ribuan Masker Gratis ke Pengguna Jalan, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla
Puluhan jurnalis IJTI Pengda Jambi membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di sejumlah titik padat lalu lintas Kota Jambi, Sabtu (15/8/2026).

JAMBI — Ancaman kabut asap yang mulai membayangi Kota Jambi mendorong insan pers bergerak cepat. IJTI Pengda Jambi menurunkan puluhan jurnalis dari berbagai media televisi ke sejumlah titik padat lalu lintas untuk membagikan masker secara gratis, Sabtu (15/8/2026). Aksi ini menyasar pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki di persimpangan utama dan area publik.

Pembagian masker ini bukan sekadar seremonial. Data kualitas udara menunjukkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Jambi kini berada di kategori sedang hingga tidak sehat. Kondisi itu diperparah oleh asap kiriman dari titik panas (hotspot) di sejumlah kabupaten tetangga seperti Muaro Jambi, Tebo, dan Tanjung Jabung Barat yang terbawa angin ke pusat kota.

Jurnalis Tak Hanya Melapor, Tapi Turun ke Lapangan

Ketua IJTI Pengda Jambi, Adrianus Susandra, menegaskan bahwa peran jurnalis tidak berhenti pada penyampaian informasi. Menurutnya, aksi preventif di lapangan menjadi tanggung jawab moral organisasi pers di tengah krisis lingkungan.

"Selain memberikan edukasi dan berita terkini terkait penanganan karhutla, kami di IJTI juga merasa bertanggung jawab untuk melakukan aksi preventif. Pembagian ribuan masker ini adalah bentuk kepedulian langsung media dan mitra kerja terhadap masyarakat," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Warga Mengaku Terbantu di Tengah Kekhawatiran ISPU

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak pengguna jalan mengaku terbantu, terutama mereka yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan dan rentan terpapar partikel debu halus dari kabut asap.

Selain membagikan masker, IJTI Jambi juga mengedukasi warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi ISPU terus meningkat. Imbauan ini dinilai penting mengingat dampak kesehatan akibat kabut asap bisa bersifat jangka panjang, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Mengapa Kabut Asap Kembali Menyelimuti Jambi?

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat lahan gambut di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi mudah terbakar. Titik panas yang muncul kemudian menghasilkan asap tebal yang terbawa angin menuju kawasan perkotaan, memperburuk kualitas udara yang dihirup warga setiap hari.

Langkah IJTI ini diharapkan menjadi pemicu bagi pihak lain, baik pemerintah daerah maupun swasta, untuk bergerak serupa. Kebutuhan masker di tengah kondisi udara yang tidak sehat dipastikan akan terus meningkat selama musim kemarau belum berakhir.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks