JAMBI - Selain Candi Muaro Jambi dan Gunung Kerinci yang sudah populer, provinsi ini masih menyimpan banyak destinasi yang jarang dikunjungi wisatawan, mulai dari hutan, danau, kawasan karst, sampai pulau yang sarat sejarah.
1. Danau Kaco, Kerinci
Danau ini dikenal dengan airnya yang super jernih serta berwarna biru tua, berada di Desa Wisata Lekuk 50 Tumbi Lempur. Berdasarkan data JADesta Kementerian Pariwisata, perjalanan dari Desa Lempur butuh trekking sekitar 3-4 jam melewati hutan hujan dan menyeberangi anak sungai — buat pendaki pertama kali, sangat disarankan memakai jasa pemandu lokal.
2. Air Terjun Telun Berasap, Kerinci
Air terjun ini mengalir dari ketinggian sekitar 50 meter di kawasan Gunung Tujuh, yang masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat. Meski aksesnya lebih gampang daripada Danau Kaco, tempat ini nggak selalu sepi — menurut ANTARA, lebih dari 800 wisatawan datang saat H+1 Lebaran 2026.
3. Goa Karst Bukit Bulan, Sarolangun
Terletak di Kecamatan Limun, perbukitan batu kapur ini membentuk formasi bukit kerucut yang pernah diteliti oleh Universitas Jambi karena luasnya sebaran batugamping. Untuk eksplorasi gua, pengunjung wajib didampingi pemandu lokal karena lorongnya licin dan minim cahaya alami.
4. Seberang Kota Jambi
Wilayah di seberang Sungai Batanghari ini kental dengan budaya Melayu Jambi, terutama dalam hal kerajinan batik. Pada Agustus 2025, Kementerian Hukum menetapkannya sebagai kawasan cipta karya batik, dan Juni 2026 Pemerintah Kota Jambi mengembangkan Kampung Batik Ulu Gedong sebagai destinasi wisata budaya berbasis kearifan lokal.
5. Mangrove Pangkal Babu, Kuala Tungkal
Di Tanjung Jabung Barat, tempat ini jadi pilihan wisata edukasi mangrove. JADesta mencatat paket wisata perahu dan membatik tersedia di sini, plus fasilitas homestay.
6. Puncak Bidadari, Kerinci
Titik pandang ini menyajikan panorama Kerinci dari tempat yang lebih tinggi, pas banget buat penggemar fotografi lanskap — tapi untuk jalurnya, ada baiknya konfirmasi dulu sama warga setempat sebelum berangkat.
7. Air Panas Semurup, Kerinci
Sumber air panas ini merupakan efek dari aktivitas vulkanik Gunung Kerinci. Riset Universitas Bung Hatta tahun 2024 nemuin kalau sebagian fasilitas di sini masih butuh pembenahan, mulai dari toilet, area parkir, sampai kolamnya.
8. Rumah Tuo Rantau Panjang, Merangin
Desa ini memiliki puluhan rumah panggung tradisional berusia ratusan tahun milik Suku Batin, tercatat di JADesta dan pernah masuk daftar 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. Salah satu atraksi budayanya adalah tradisi Bantai Adat menjelang bulan Ramadan.
9. Desa Tanah Garo, Tebo
Berlawanan dengan info yang banyak beredar, desa ini secara administratif masuk wilayah Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo — bukan Kerinci. Tempat ini berkaitan dengan komunitas Suku Anak Dalam, dan tahun 2025 Kanwil Kemenkumham Jambi mendirikan Pos Bantuan Hukum di sana. Berkunjung ke sini lebih cocok dilihat sebagai ajang pembelajaran sosial-budaya dibanding wisata massal.
10. Pulau Berhala, Tanjung Jabung Timur
Pulau ini berada di Kecamatan Sadu, bisa diakses dari Kampung Laut atau Nipah Panjang lalu lanjut pakai perahu/speedboat. Keunggulannya ada pasir putih, air laut yang biru, dan potensi snorkeling yang menarik.
Sebelum berangkat ke destinasi mana pun, pastikan untuk cek akses terbaru dari pengelola desa wisata, siapkan perlengkapan yang sesuai medan, dan selalu menghormati warga lokal — terutama di daerah yang berhubungan dengan komunitas adat.