Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi memperpanjang masa pendataan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15 September untuk menjaring hampir 20 ribu keluarga yang belum terekam petugas. Warga yang belum didatangi bisa berpartisipasi aktif melalui layanan call center atau mengisi data secara mandiri melalui tautan berbasis kode OTP.
JAMBI — BPS Provinsi Jambi membuka dua kanal bagi warga yang belum terdata dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Layanan pertama melalui panggilan terpusat ke nomor 0815-1126-2026, dan kedua melalui pengisian mandiri menggunakan aplikasi FASIH atau tautan yang disediakan BPS.
Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha mengatakan, pihaknya menyiapkan tautan pengisian mandiri yang dikunci kode rahasia (OTP) bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi yang sulit ditemui petugas di rumah.
"Kami menyediakan link (alamat), pakai kode rahasia (OTP), masyarakat silahkan isi sendiri, nanti masuk ke kita," kata Aidil di Kota Jambi, Selasa.
Dua Cara Warga Jambi Ikut Sensus Ekonomi
Bagi warga yang merasa belum didata, BPS mengimbau untuk memanfaatkan layanan call center di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi. Setelah menghubungi nomor tersebut, petugas akan datang langsung ke rumah untuk melakukan pendataan.Sementara bagi warga yang jarang berada di rumah, pengisian mandiri lewat tautan berbasis OTP bisa jadi alternatif. Data yang diisi sendiri oleh warga akan langsung masuk ke sistem BPS tanpa perantara petugas lapangan.
Hampir 200 Ribu Keluarga Baru Ditemukan
Perpanjangan masa pendataan dilakukan untuk menyisir warga yang belum terdata sekaligus memperbarui data yang dinilai anomali atau tidak sesuai. Berdasarkan capaian sementara, petugas lapangan telah menemukan hampir 200 ribu keluarga baru.Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen atau sekitar 20 ribu keluarga belum terekam dalam pendataan. Kepala BPS menyebut bahwa masa perpanjangan juga dimanfaatkan untuk evaluasi dan verifikasi temuan anomali, baik yang salah input petugas maupun ketidaksesuaian informasi dari responden.
"Selain menuntaskan 10 persen sisa target pendataan hingga 15 September, kita juga manfaatkan untuk evaluasi, verifikasi temuan anomali baik yang salah input petugas maupun ketidaksesuaian informasi dari responden," ungkapnya.
Target 428 Ribu Sasaran dengan 3.467 Petugas
Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Jambi menargetkan 428 ribu sasaran di seluruh kabupaten dan kota. Untuk mencapai target tersebut, BPS menerjunkan 3.467 petugas ke lapangan.Kota Jambi menjadi wilayah dengan tantangan terbesar. Aidil menjelaskan, karakteristik Kota Jambi berbeda dengan kabupaten karena banyak warga yang bekerja di luar daerah, sehingga petugas sering kesulitan menemui responden secara langsung.
Masyarakat yang belum terdata diimbau segera menghubungi call center atau memanfaatkan layanan pengisian mandiri sebelum batas waktu perpanjangan berakhir pada 15 September mendatang.