Pencarian

IHSG Dibuka Melemah 7,01 Poin ke 6.511 pada Senin Pagi, LQ45 Ikut Terkoreksi

Senin, 31 Agustus 2026 • 13:40:33 WIB
IHSG Dibuka Melemah 7,01 Poin ke 6.511 pada Senin Pagi, LQ45 Ikut Terkoreksi
IHSG dibuka melemah 7,01 poin ke posisi 6.511,11 pada Senin pagi, seiring LQ45 ikut terkoreksi 1,11 poin ke 640,71.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 7,01 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.511,11 pada Senin pagi. Pelemahan ini seiring dengan turunnya kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 sebesar 1,11 poin atau 0,17 persen ke posisi 640,71. Pasar saham domestik masih dibayangi sentimen eksternal yang menekan minat investor.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 7,01 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.511,11 pada Senin pagi. Koreksi tipis ini terjadi pada perdagangan sesi awal setelah indeks utama sempat mencatat pergerakan bervariasi di tengah sentimen pasar global.

Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut terkoreksi 1,11 poin atau 0,17 persen ke posisi 640,71. Pelemahan indeks ini menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih mendominasi saham-saham berkapitalisasi besar pada awal pekan.

Sentimen Eksternal Masih Membayangi Pasar

Pelaku pasar tampak masih mencermati arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat dan pergerakan nilai tukar rupiah. Kondisi ini membuat investor memilih bersikap wait and see sebelum melakukan akumulasi beli.

Fluktuasi harga komoditas global juga ikut memengaruhi pergerakan indeks di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Namun, koreksi yang terjadi masih tergolong tipis dan belum menunjukkan tanda pelemahan yang dalam.

Level 6.500 Jadi Support Terdekat IHSG

Para analis menilai level psikologis 6.500 akan menjadi support terdekat yang perlu dijaga IHSG. Apabila indeks mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound teknikal pada sesi berikutnya masih terbuka.

Sementara itu, volume perdagangan pada pembukaan sesi pertama masih terpantau normal. Investor disarankan mencermati pergerakan saham sektor perbankan dan energi yang biasanya menjadi penggerak utama indeks di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Bursa Efek Indonesia terkait penyebab spesifik pelemahan indeks pada hari ini. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen pasar global dan data ekonomi domestik yang dijadwalkan rilis pekan ini.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks