PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama pengembang LIP House memfasilitasi akad kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi 250 debitur di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (29/8). Para penerima langsung mendapatkan kunci rumah untuk segera dihuni, seiring upaya memperkuat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Jambi yang tingkat keterhuniannya mencapai 95,07 persen, di atas rata-rata nasional 94,02 persen.
MUARO JAMBI — Seremonial akad massal bertajuk "250 Dreams Unlocked" ini menandai komitmen BTN untuk tidak sekadar menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memastikan rumah yang dibiayai benar-benar layak huni. Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menegaskan bahwa rumah memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar bangunan fisik, melainkan tempat interaksi keluarga dan ruang tumbuh kembang anak.
"Rumah bukan hanya dilihat dari sisi fisik semata, tetapi bagaimana rumah bisa memberikan kenyamanan, keamanan serta kesehatan bagi penghuninya. Karena itu, setelah akad kami juga mendorong para debitur untuk segera menghuni dan merawat rumahnya dengan baik," ujar Hirwandi dalam keterangan resmi yang diterima di Muaro Jambi.
Angka Keterhunian Jambi Ungguli Rata-rata Nasional
Tingginya angka keterhunian menjadi indikator penting bahwa rumah subsidi tidak mangkrak. Berdasarkan data BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Jambi mencapai 95,07 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di posisi 94,02 persen.
Kawasan Grand Citra Asri Pudak sendiri menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam pemantauan BP Tapera bersama BTN Kantor Cabang Jambi pada Agustus 2026. Pemantauan ini memastikan rumah yang dibiayai negara benar-benar dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan.
Pemkot Jambi Siapkan Dukungan Fasilitas Dasar
Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik pengembangan perumahan di wilayahnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membangun fasilitas dasar yang menunjang kawasan hunian, sejalan dengan pertumbuhan urbanisasi yang terus meningkat.
"Kami berkomitmen akan membangun fasilitas dasarnya, yaitu pendidikan dan kesehatan, termasuk air bersih. Tiga hal ini menjadi komitmen kami," kata Maulana. Ia juga mengingatkan pentingnya pengembangan perumahan yang sesuai tata ruang serta menghindari kawasan resapan dan wilayah berpotensi banjir.
LIP House: 250 Unit Adalah 250 Keluarga yang Mulai Hidup Baru
CEO LIP House, Raymond Tanoto, menyebut akad massal ini sebagai tonggak penting bagi perusahaannya. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengembang tidak diukur dari jumlah unit yang terjual, melainkan dari masyarakat yang memperoleh tempat tinggal layak.
"Ini menjadi milestone bagi kami. Sebanyak 250 unit ini bukan hanya mau kami hitung sebagai unit, tetapi kami ingin menghitung bahwa hari ini kami membantu 250 orang menerima rumah baru," ujar Raymond. Ia menambahkan bahwa LIP House memilih Jambi karena melihat potensi pertumbuhan wilayah ke depan, dengan menghadirkan hunian dekat fasilitas serta layanan layaknya hospitality.
Inovasi pengembangan yang dilakukan LIP House turut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan Outstanding Gen-Z Affordable Housing Innovation dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Total Penyaluran KPR BTN di Jambi Capai Rp 240 Miliar
Secara nasional, BTN Group telah menyalurkan lebih dari 100.000 unit KPR FLPP sepanjang 2026. Khusus di Provinsi Jambi, hingga Juni 2026, BTN membukukan 1.517 unit KPR dengan nilai plafon sekitar Rp 240,99 miliar.
Sejak 1976, BTN telah membiayai lebih dari 6 juta rumah di Indonesia. Perseroan saat ini menguasai sekitar 38 persen pangsa pasar KPR nasional dan lebih dari 70 persen pangsa pasar KPR subsidi. Berbagai kebijakan pemerintah turut memperluas akses MBR terhadap hunian, mulai dari suku bunga FLPP tetap 5 persen sepanjang tenor, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) Rp 4 juta, hingga insentif PPN, BPHTB, dan PBG.