Pencarian

Disbunnak Batang Hari Percepat Vaksinasi PMK dan Penyakit Ngorok, 1.000 Dosis Tahap Kedua Mulai Disuntikkan ke Ternak

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:25:32 WIB
Disbunnak Batang Hari Percepat Vaksinasi PMK dan Penyakit Ngorok, 1.000 Dosis Tahap Kedua Mulai Disuntikkan ke Ternak
Disbunnak Batang Hari mulai menyuntikkan 1.000 dosis vaksin PMK tahap kedua kepada ternak sapi dan kerbau untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Batang Hari, Jambi, mempercepat pelaksanaan vaksinasi untuk melindungi populasi ternak besar milik warga dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Septicaemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok. Percepatan ini dilakukan di tengah potensi penyebaran penyakit hewan menular yang meningkat.

MUARA BULIAN — Disbunnak Batang Hari menerima tambahan 1.000 dosis vaksin PMK pada alokasi Juli 2026. Dosis tersebut saat ini tengah disalurkan ke petugas lapangan di tingkat kecamatan untuk segera diberikan kepada ternak sapi dan kerbau milik masyarakat.

Plt Kepala Bidang Peternakan Disbunnak Batang Hari, Afrizal, menyatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif menjaga ketahanan populasi ternak di kabupaten tersebut.

Vaksinasi Tahap Pertama Tuntas 100 Persen

Sebelumnya, vaksinasi PMK tahap pertama dengan alokasi 1.000 dosis yang diterima pada awal 2026 telah rampung seluruhnya. Afrizal memastikan vaksin tersebut sudah disuntikkan ke sapi dan kerbau di wilayah prioritas, salah satunya Kecamatan Mersam.

"Kita mempercepat vaksinasi PMK itu untuk mencegah penyebaran penyakit itu ke hewan ternak," katanya di Muara Bulian, Rabu.

300 Dosis Vaksin SE Fokus ke Wilayah Populasi Kerbau Terbesar

Di samping PMK, pemerintah daerah juga menyoroti penyakit SE atau ngorok yang rawan menyerang ternak kerbau. Disbunnak telah menerima 300 dosis vaksin SE dan distribusinya diprioritaskan ke kecamatan dengan populasi kerbau terbesar, yakni Mersam dan Muara Sebo Ulu.

Realisasi vaksinasi SE hingga saat ini sudah mencapai sekitar 50 persen dari total alokasi yang diterima. Sisa vaksin terus diberikan secara bertahap oleh tim medis Puskeswan di lapangan.

"Sisa vaksin SE terus kami aplikasikan secara bertahap oleh tim medis Puskeswan di lapangan. Langkah preventif ini penting untuk menjaga ketahanan dan populasi ternak warga," tutup Afrizal.

Untuk vaksin PMK tahap kedua, Disbunnak memastikan proses penyaluran ke petugas lapangan berjalan lancar agar penyuntikan ke populasi ternak bisa segera dilakukan.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks