Pencarian

Kasus Jaecoo J5 Bunyi 'Pletak': Biaya Perbaikan Hampir Rp 200 Juta, Ini

Jumat, 21 Agustus 2026 • 12:37:01 WIB
Kasus Jaecoo J5 Bunyi 'Pletak': Biaya Perbaikan Hampir Rp 200 Juta, Ini
Baterai traksi Jaecoo J5 dinyatakan bermasalah setelah muncul bunyi 'pletak', dengan estimasi biaya penggantian mencapai hampir Rp 200 juta.

JAMBI — Kabar ini ramai diperbincangkan di kalangan pemilik kendaraan listrik dan calon pembeli Jaecoo J5. Seorang pengguna menceritakan pengalamannya di media sosial, dan ceritanya langsung menyita perhatian karena nominal perbaikannya fantastis. Kami coba bedah kasus ini secara jernih, karena banyak spekulasi yang beredar di kolom komentar dan forum otomotif.

Bunyi 'Pletak' yang Berujung Tagihan Raksasa

Masalah berawal dari munculnya bunyi 'pletak' yang terdengar dari mobil. Ini bukan bunyi mesin bensin biasa, melainkan suara yang tidak lazim dan cukup mengganggu. Setelah mobil dibawa ke bengkel resmi, hasil diagnosanya mengejutkan: baterai traksi dinyatakan bermasalah.

Konsekuensinya, unit baterai harus diganti. Total biaya yang diajukan mencapai angka yang sulit dipercaya, hampir Rp 200 juta. Nominal ini jelas jauh di atas harga sebuah mobil LCGC baru, dan menjadi mimpi buruk bagi pemilik EV yang sudah kehabisan garansi baterai atau mengalami kerusakan di luar ketentuan garansi.

Mengapa Biaya Ganti Baterai Jaecoo J5 Selangit?

Perlu dipahami, baterai adalah komponen termahal dalam sebuah mobil listrik. Bisa mencapai 30-40% dari total harga mobil. Untuk Jaecoo J5 yang dibanderol di kisaran Rp 300 jutaan, biaya penggantian baterai sebesar Rp 200 juta sebenarnya secara proporsional masuk akal secara bisnis, meski sangat memberatkan konsumen.

Belum ada konfirmasi resmi dari PT Chery Sales Indonesia (CSI) selaku agen pemegang merek (APM) terkait detail klaim garansi pada kasus ini. Namun, kasus ini membuka mata bahwa pemilik EV harus ekstra hati-hati dengan perawatan baterai, termasuk kebiasaan charging dan kondisi garansi yang dimiliki.

Pelajaran Penting Sebelum Beli Mobil Listrik

Kasus ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi jadi bahan pertimbangan matang. Pertama, selalu cek masa garansi baterai. Biasanya pabrikan memberi garansi 8 tahun atau 160.000 km, tapi syarat dan ketentuannya ketat. Pastikan kamu membaca buku manual dan memahami apa saja yang membatalkan garansi, seperti modifikasi kelistrikan atau perendaman.

Kedua, pahami pola perawatan EV. Baterai tidak suka di-charge sampai 100% setiap hari atau dibiarkan kosong total. Idealnya, jaga level baterai di kisaran 20-80% untuk penggunaan harian agar umur sel baterai lebih panjang. Ketiga, siapkan dana darurat yang lebih besar dibanding mobil bensin, karena risiko perbaikan komponen elektronik dan baterai jauh lebih mahal.

Yang Perlu Diperhatikan Calon Pemilik Jaecoo J5

Jaecoo J5 sendiri sebenarnya punya nilai jual kuat di segmennya: desain tajam, fitur ADAS lengkap, dan harga agresif untuk menarik pembeli pertama. Tapi kasus ini mengingatkan bahwa biaya kepemilikan jangka panjang (total cost of ownership) adalah faktor yang tidak bisa diabaikan.

Kami menyarankan calon pembeli untuk menanyakan secara eksplisit ke dealer soal paket perawatan berkala, biaya penggantian komponen besar seperti baterai dan motor listrik, serta cakupan garansi secara detail. Jangan hanya tergiur fitur dan tampilan. Kalau perlu, tanyakan langsung ke bengkel resmi soal estimasi biaya servis hingga 5 tahun ke depan.

Kesimpulan: Hati-Hati dengan Biaya Tersembunyi EV

Viralnya kasus bunyi 'pletak' di Jaecoo J5 ini adalah alarm bagi seluruh pasar EV Indonesia. Mobil listrik memang murah di bahan bakar, tapi bisa jadi mahal di perawatan jika ada komponen besar yang rusak di luar garansi. Untuk pemilik Jaecoo J5 yang mengalami hal serupa, segera hubungi call center resmi dan minta penanganan berjenjang, jangan langsung menerima keputusan pertama dari bengkel.

Untuk yang belum membeli, jadikan kasus ini sebagai bahan negosiasi dan riset. Pastikan kamu paham betul risiko dan biaya yang mungkin muncul. Membeli mobil listrik itu keputusan jangka panjang, dan informasi seperti ini justru yang paling berharga sebelum mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks