BUNGO — Rencana pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Kabupaten Bungo memasuki tahap baru. PT Karya Bunga Pantai Ceria (KBPC) resmi menghibahkan lahan seluas 50.000 meter persegi atau 5 hektare kepada Polres Bungo untuk mendukung proyek fasilitas kesehatan tersebut.
Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) dilakukan di Kantor PT KBPC, Kompleks Perumahan Green City, Kecamatan Bungo Dani, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Prosesi ini dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, serta Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino.
Sinergi Tiga Pilar untuk Fasilitas Publik
Polda Jambi mengirimkan perwakilannya dalam acara tersebut, yakni Karo Rena Kombes Pol Herwansyah Saidi dan Karo Log Kombes Pol Tofik Sukendar. Kehadiran pejabat utama ini menegaskan bahwa proyek rumah sakit tersebut merupakan prioritas bagi kepolisian daerah.
Direktur PT KBPC Jimmy Syamsudin turut hadir bersama tim manajemen perusahaan. Usai penandatanganan dokumen, seluruh rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanah yang akan menjadi lahan pembangunan.
Apresiasi Kapolda: Manfaat untuk Personel dan Warga
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak perusahaan. Menurutnya, hibah tanah ini merupakan wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap pelayanan publik.
"Polda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Karya Bunga Pantai Ceria yang telah menghibahkan lahan seluas 50.000 meter persegi untuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara. Ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat," ujar Kabid Humas dalam keterangan resminya.
Target: Pelayanan Kesehatan yang Mudah Dijangkau
Keberadaan rumah sakit ini dinilai strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan di wilayah Bungo dan sekitarnya. Selama ini, warga yang membutuhkan penanganan medis lanjutan kerap harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Jambi.
"Dengan tersedianya lahan ini, kami berharap proses pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dapat dipersiapkan dan dilaksanakan secara bertahap sesuai ketentuan. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal, mudah dijangkau dan semakin memperkuat kontribusi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Komitmen Pengawalan Proses Pembangunan
Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha merupakan kunci dalam pembangunan fasilitas publik. Pihaknya berkomitmen mengawal proses ini agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Sinergi seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Ketika pemerintah, Polri dan pihak swasta dapat bersama-sama mendukung pembangunan, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat. Polda Jambi berkomitmen mengawal proses ini agar berjalan sesuai aturan dan tujuan pembangunan dapat tercapai dengan baik," pungkasnya.