JAMBI — Pengawasan diperketat di jalur laut timur Jambi menyusul pemetaan yang dilakukan BNNP Jambi terkait titik rawan peredaran narkoba. Kepala BNNP Jambi, Asep Saepudin, menyatakan program patroli bersama dengan Bea Cukai ini sudah disusun dan akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.
"Kami sudah menyusun kegiatan itu dan dalam waktu dekat segera melakukan patroli ke beberapa kawasan perairan pesisir timur Provinsi Jambi dengan menggunakan kapal Bea Cukai Jambi," katanya di Jambi, Rabu (19/8/2026).
Dua Kapal Disiagakan untuk Kawasan Rawan
Kepala Bea Cukai Jambi, Dafit Kasianto, memastikan kesiapan armada untuk operasi gabungan ini. Pihaknya mengerahkan dua unit kapal milik Bea Cukai untuk berpatroli di titik-titik yang telah dipetakan.
"Prinsipnya kami dari Bea Cukai siapkan dua unit kapal untuk melakukan patroli bersama di kawasan perairan timur Provinsi Jambi wilayah Kabupaten Tanjungjabung Timur dan Tanjungjabung Barat yang rawan menjadi pintu masuk dan keluarnya narkoba maupun narkotika di Jambi," ujar Dafit.
Pemetaan Jalur Darat dan Laut Jadi Modal Operasi
Patroli ini bukan sekadar operasi rutin. BNNP Jambi mengaku telah memetakan sejumlah kawasan perairan pesisir timur beserta jalur darat yang kerap dijadikan akses keluar-masuk barang ilegal. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Jambi dinilai berpotensi menjadi titik transit peredaran narkoba.
Kolaborasi ini diperkuat dengan aksi nyata pemberantasan yang baru saja dilakukan. Pengumuman patroli gabungan tersebut disampaikan menyusul pemusnahan barang bukti dua kilogram sabu-sabu yang diamankan dari Bandara Sultan Thaha Jambi, serta ratusan butir pil ekstasi yang disita dari enam orang tersangka.
Dukungan Masyarakat Menjadi Kunci
Asep Saepudin menegaskan bahwa pengawasan aparat saja tidak cukup tanpa partisipasi publik. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
"BNN mohon dukungan semua pihak, baik daerah maupun masyarakat dalam memberantas peredaran narkotika di Provinsi Jambi agar daerah ini bisa bebas narkoba," kata Asep.
Operasi gabungan ini diharapkan mampu memutus rantai pasok narkotika dari jalur laut yang selama ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda di pesisir timur Jambi.