KUALA TUNGKAL — Ribuan mata memandang ketika ratusan seragam coklat menyisir Jalan Sriwijaya hingga kawasan wisata bahari Water Front City. Mereka bukan sekadar berbaris, tetapi memunguti sampah plastik yang berserakan di sepanjang jalan protokol ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Aksi gotong royong yang digelar Jumat ini melibatkan unsur pegawai pemerintah daerah dan anggota Pramuka. Titik fokus pembersihan meliputi Jalan Sriwijaya dan Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari depan kantor bupati, kawasan masjid raya, hingga lokasi wisata bahari.
Bukan Sekadar Seragam dan Kemah
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat menegaskan bahwa gerakan Pramuka memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar identitas seragam, kegiatan baris-berbaris, atau perkemahan. Ia menyebut Pramuka adalah wadah pembentukan karakter yang mengajarkan nilai pengabdian kepada masyarakat.
"Hari ini adik-adik Pramuka membuktikan bahwa Dasa Darma tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diamalkan melalui aksi nyata di lapangan," kata Anwar Sadat di Kuala Tungkal.
Gotong Royong Warisan Luhur Bangsa
Menurut Anwar, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para anggota Pramuka merupakan cerminan warisan luhur bangsa yang harus terus dipelihara. Nilai gotong royong ini, lanjut dia, menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke depan.
Dalam pengamalan Dasa Darma kedua, jelas diajarkan untuk mencintai alam dan kasih sayang sesama manusia. Adapun Dasa Darma kelima mengajarkan sikap rela menolong dan tidak mengenal putus asa.
"Kepada adik-adikku para generasi muda, tunjukkan bahwa Pramuka Tanjab Barat adalah garda terdepan yang peduli terhadap lingkungan, tangguh, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah," tegasnya.
Sasaran Pembersihan di Lokasi Strategis
Pantauan di lapangan, para peserta terlihat memunguti sampah plastik yang menjadi prioritas utama pembersihan. Plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dan menjadi masalah lingkungan paling krusial di kawasan pesisir seperti Kuala Tungkal.
Pembersihan dimulai dari kawasan perkantoran, menyusuri pusat perbelanjaan, hingga area wisata bahari yang kerap dikunjungi warga pada akhir pekan. Aksi ini diharapkan memberi efek jera bagi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Peringatan Hari Jadi Pramuka ke-65 tahun ini mengusung semangat pengabdian yang nyata, bukan sekadar seremonial. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut di sejumlah kecamatan lain di Tanjab Barat.