JAMBI — Kepastian tiket final ini diraih berkat gol yang dicetak Uilliam Barros dan Balsa Sekulic. Sempat tertinggal lebih dulu, Persib bangkit dan memastikan kemenangan 2-1 atas rival abadinya. Hasil ini sekaligus menjaga asa Persib untuk mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Debut Singkat, Kesan Mendalam untuk Peralta
Meski hanya mendapat sekitar empat menit waktu bermain plus injury time, Peralta mengaku momen tersebut terasa sangat berkesan. Sebab, ia sudah lama menantikan kesempatan untuk mengenakan seragam kebanggaan Maung Bandung di laga resmi."Sangat senang karena saya sudah menantikan momen ini sejak lama. Tapi, saya lebih senang karena tim menang dan kami akan main di final. Ketika sampai final, tentu kami ingin juara," ujar Peralta mengutip laman resmi klub, Rabu (5/8/2026).
Pemain bernomor punggung 10 itu menegaskan bahwa kemenangan kolektif tim menjadi prioritas utama di atas pencapaian pribadi. Ia pun berharap bisa memberikan kontribusi lebih besar lagi seiring berjalannya waktu adaptasi.
Akui Fisik Belum 100 Persen, Target Final Jadi Prioritas
Peralta secara jujur mengakui kondisi fisiknya belum mencapai level ideal. Hal ini wajar mengingat ia baru sekitar sepekan mengikuti sesi latihan bersama tim setelah menempuh perjalanan panjang dari Argentina ke Indonesia."Kondisi saya baik-baik saja. Hari ini saya merasa sudah lebih baik. Tapi tentu saja, saya belum bisa bermain selama 90 menit," katanya.
Dengan waktu adaptasi yang terus berjalan, Peralta optimistis dapat segera mencapai kebugaran terbaiknya. Targetnya jelas: tampil maksimal dan membantu Persib meraih gelar juara pada partai final Piala Presiden 2026 nanti.
Persib Kini Fokus ke Partai Puncak
Keberhasilan melewati hadangan Persija menjadi modal berharga bagi Persib. Selain menguji mental para pemain baru seperti Peralta, laga ini juga menjadi ajang pembuktian kedalaman skuad jelang kompetisi resmi dimulai.Pelatih Igor Tolic punya pekerjaan rumah untuk memastikan seluruh pemain dalam kondisi prima. Peralta diharapkan bisa segera menyatu dengan gaya permainan tim agar opsi di lini tengah semakin variatif. Kini, seluruh perhatian Maung Bandung tertuju pada satu target: memenangi laga final dan mengangkat trofi.