JAMBI — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persani Jambi memastikan tiga atlet senam binaannya akan terbang ke Filipina untuk berlaga di Kejuaraan Senam Aerobik Gymnastic Internasional Asian Championship. Ajang yang dijadwalkan berlangsung 3-10 Agustus 2026 itu menjadi panggung pembuktian bagi trio pesenam Jambi di kancah Asia.
Ketiga atlet yang dipercaya mengibarkan Merah Putih tersebut adalah Aprilian Anggara, M Angger Darmawan, dan M Angger Setiawan. Mereka akan turun di nomor trio sport aerobik gymnastic, nomor yang sama yang pernah menghadirkan medali emas bagi Jambi di PON 2024 Aceh-Medan.
Modal Emas PON 2024 dan Target di Filipina
Pengalaman bertanding di ajang multi-event nasional menjadi modal utama ketiga pesenam ini. Kepercayaan diri mereka dinilai sedang berada di titik tertinggi setelah sukses merebut medali emas pada PON 2024 lalu.
Sekretaris Pengprov Persani Jambi, Agung, mengungkapkan bahwa target yang dibawa ke Filipina bukan sekadar partisipasi. Pihaknya optimistis trio pesenam Jambi mampu bersaing dengan negara-negara Asia lainnya dan membawa pulang medali.
“Bekal pengalaman dan prestasi yang mereka raih, Jambi berharap trio pesenam Jambi bisa meraih medali emas pada Kejuaraan senam aerobik di Filipina nanti,” ujar Agung, Senin (3/8/2026).
Pelatih Pendamping dan Strategi Bertanding
Untuk mendampingi ketiga atlet di ajang internasional tersebut, Persani Jambi menunjuk Veronica sebagai pelatih. Sosoknya dinilai memiliki pengalaman cukup untuk mengarahkan para pesenam tampil maksimal di tengah persaingan ketat tingkat Asia.
Persiapan matang pun terus dilakukan, tidak hanya untuk mengejar hasil terbaik di Filipina, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang. Keikutsertaan di level internasional ini dianggap sebagai laboratorium berharga bagi para atlet sebelum menghadapi agenda nasional berikutnya.
Batu Loncatan Menuju PON 2028
Agung menegaskan bahwa Asian Championship 2026 bukanlah tujuan akhir. Ajang ini merupakan bagian dari rencana besar untuk mempertahankan supremasi senam Jambi di pentas nasional.
“Kejuaraan internasional ini juga menjadi modal untuk pesenam Jambi menjelang babak prakualifikasi PON 2027 dan target utama pada PON 2028,” jelasnya.
Dengan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet Asia, diharapkan para pesenam Jambi memiliki mental dan jam terbang yang lebih baik. Target utamanya adalah mempertahankan medali emas untuk kontingen Jambi pada ajang PON mendatang.
Keikutsertaan tiga pesenam Jambi ini sekaligus mengharumkan nama Provinsi Jambi di kancah internasional, membuktikan bahwa pembinaan olahraga di daerah mampu melahirkan atlet-atlet berkelas Asia.