BUNGO — Ribuan mata memandang ke arah panggung utama di Lapangan Pondok Pesantren Diniyyah Al Azhar, Muaro Bungo, Senin (3/8/2026). Bukan sekadar seremoni, hari itu menjadi ruang diskusi bagi para pendidik, santri, dan pengurus yayasan yang memadati lokasi untuk mengikuti seminar nasional dalam rangka Milad ke-49 lembaga tersebut.
Prof. Kasful Anwar hadir bukan hanya sebagai tamu kehormatan. Ia diminta mengisi materi yang berfokus pada penguatan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa lantas meninggalkan nilai-nilai fundamental keislaman.
Kunci Mencetak Generasi Berdaya Saing
Di hadapan jajaran pengurus yayasan, civitas akademika, dan para santri, Guru Besar UIN STS Jambi itu menyampaikan gagasannya. Menurutnya, kolaborasi antara dunia kampus dan pesantren bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan.
"Momentum Milad ini diharapkan menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mempererat kolaborasi, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi perkembangan zaman," ujar Prof. Kasful Anwar dalam keterangannya.
Ia menilai, sinergi ini menjadi salah satu kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Wadah Gagasan dan Kolaborasi Lintas Lembaga
Penyelenggaraan seminar ini mendapat apresiasi langsung dari Rektor UIN STS Jambi. Ia menyebut forum ilmiah semacam ini merupakan wadah strategis untuk berbagi gagasan dan mempererat jejaring antarlembaga pendidikan di Provinsi Jambi.
Pihak Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al Azhar Jambi sendiri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian panjang peringatan milad ke-49. Lewat seminar, mereka berharap lahir kontribusi pemikiran konkret bagi kemajuan pendidikan Islam di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Utama Ponpes Diniyyah Al-Azhar ini menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan tahunan tersebut. Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya diskusi hingga akhir sesi.