MUARA BUNGO — Penataan Taman Puspa Ragam menjadi prioritas Pemkab Bungo untuk menciptakan pusat kota yang lebih representatif. Bupati H. Dedy Putra bersama Staf Ahli Bupati Sofyan mengecek langsung progres fisik di lapangan, Sabtu (25/7/2026). Kawasan ini berada di sekitar Mal Pelayanan Publik (MPP) yang selama ini menjadi salah satu titik vital aktivitas masyarakat.
Mengapa Penataan Taman Puspa Ragam Mendesak?
Selama beberapa tahun terakhir, taman ikonik di Muara Bungo itu dinilai kurang terawat dan belum optimal sebagai ruang terbuka hijau. Pemkab ingin mengembalikan fungsinya sebagai area rekreasi sekaligus identitas kota. Penataan meliputi perbaikan jalur pedestrian, penambahan vegetasi, dan penataan area parkir yang terintegrasi dengan MPP.
“Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi antara desain taman dan kebutuhan warga. Beliau ingin taman ini ramah bagi pejalan kaki dan pengguna kursi roda,” ujar Sofyan dalam keterangan di lokasi.
Target Wajah Baru: Apa Saja yang Berubah?
Proyek ini mencakup renovasi area taman seluas sekitar 1,5 hektare, termasuk pembangunan shelter, taman bermain anak, dan titik kumpul darurat. Selain itu, kawasan MPP akan dilengkapi dengan kanopi dan papan informasi digital. Semua pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bungo.
Bupati Dedy Putra berharap wajah baru Muara Bungo tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga meningkatkan kunjungan masyarakat. “Kami ingin warga betah berlama-lama di taman, bukan sekadar parkir dan pergi,” kata bupati pada kesempatan itu.
Dampak bagi Warga dan Ekonomi Lokal
Penataan kawasan taman dan MPP diyakini bakal mendongkrak aktivitas ekonomi sekitar. Pedagang kaki lima dan UMKM di area tersebut akan ditata ulang agar lebih rapi. Pemkab juga menyiapkan zona khusus kuliner di sisi timur taman. “Ini akan menjadi magnet baru bagi pengunjung dari luar kota,” tambah Sofyan.
Warga Kelurahan Bungo Timur, Ahmad, menyambut positif langkah ini. “Selama ini taman agak sepi. Kalau dipercantik, pasti banyak yang datang,” ujarnya.
Pemkab Bungo menganggarkan dana dari APBD 2026 untuk tahap pertama penataan. Belanja proyek ini belum dirinci secara resmi, namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Bupati berjanji akan mengawal progres secara rutin setiap bulan.