JAMBI — Kunjungan Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan ke Terminal Tipe A Alam Barajo, Jambi, Jumat (24/7/2026), membawa arahan tegas: terminal tak sekadar tempat naik-turun penumpang, melainkan ruang publik yang harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Aan menekankan agar seluruh potensi lahan dan fasilitas terminal dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus berkontribusi pada PNBP.
"Potensi lahan ataupun fasilitas yang dimiliki terminal perlu dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu pemanfaatan aset terminal juga dapat memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ucap Aan dalam pernyataan yang diterima redaksi, Sabtu (25/7/2026).
Fasilitas Penunjang: Pojok Baca, Toilet Bersih, dan Meja Biliar
Dalam kunjungan itu, Aan mengapresiasi sejumlah fasilitas yang sudah tersedia di Terminal Alam Barajo. Pojok Baca, toilet bersih, serta area kedatangan dan keberangkatan yang tertata rapi dinilai sebagai modal awal menarik minat warga menggunakan angkutan umum.
Ia juga menyoroti inovasi BPTD Kelas II Jambi yang menyediakan sarana olahraga biliar di area terminal. Menurut Aan, fasilitas penunjang semacam ini diharapkan membuat masyarakat semakin tertarik berkunjung ke terminal, baik sekadar singgah maupun naik dan turun bus.
"Harapannya dengan adanya fasilitas penunjang seperti ini nantinya masyarakat semakin tertarik berkunjung untuk naik dan turun bus di terminal. Semakin banyak yang datang ke terminal dan pada akhirnya dapat menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama untuk bepergian," katanya.
Petugas Diminta Perketat Ramp Check Demi Keselamatan
Optimalisasi fungsi terminal tak hanya soal fasilitas fisik. Aan mengingatkan bahwa aspek keselamatan penumpang harus berjalan beriringan. Pelaksanaan operasional terminal wajib mengikuti Standar Operasional Prosedur secara benar dan konsisten, terutama inspeksi keselamatan atau ramp check.
Pemeriksaan ramp check dilakukan untuk memastikan setiap bus memenuhi persyaratan administratif, kelengkapan awak kendaraan, serta kelaikan jalan armada sebelum beroperasi. Langkah ini dinilai penting memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat selama menggunakan transportasi umum.
"Oleh karena itu, saya meminta seluruh petugas melaksanakan SOP di terminal dengan benar. Terutama saat pelaksanaan ramp check bus agar setiap bus yang akan beroperasi benar-benar laik jalan demi keselamatan dan keamanan masyarakat," tegas Aan.
Dengan kombinasi fasilitas penunjang yang kreatif dan penegakan SOP keselamatan yang ketat, Kemenhub optimistis Terminal Alam Barajo bisa menjadi model terminal modern di Sumatera. Ke depan, peningkatan pelayanan di terminal diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik pada angkutan umum sebagai moda transportasi utama.