Pencarian

167 Mahasiswa dari 11 PTN/PTS se-Jambi Siap Berlaga di Peksimida 2026, Berebut Tiket ke Peksiminas di Jember

Kamis, 23 Juli 2026 • 16:43:01 WIB
167 Mahasiswa dari 11 PTN/PTS se-Jambi Siap Berlaga di Peksimida 2026, Berebut Tiket ke Peksiminas di Jember
Rektor Universitas Jambi, Helmi, membuka secara resmi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Jambi 2026 di Auditorium UNIFAC, Rabu (22/7/2026).

MENDALO — Universitas Jambi (UNJA) resmi menjadi tuan rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Jambi Tahun 2026. Ajang bergengsi bagi mahasiswa ini dibuka langsung oleh Rektor UNJA, Helmi, di Auditorium Lantai 1 UNIFAC, Rabu (22/7/2026).

Mengusung Tema Seni Melayu Berdampak

Mengangkat tema "Peksimida Jambi Bergerak, Seni Melayu Berdampak", kegiatan ini menjadi wadah strategis menggali dan membina potensi seni mahasiswa di tingkat daerah. Helmi menekankan pentingnya inovasi dalam pelestarian budaya.

"Perkembangan budaya yang lahir dari tradisi dan masyarakat kita harus terus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai budaya ini dianggap terbelakang. Justru pelestarian budaya Melayu harus didukung oleh perkembangan teknologi," ujar Rektor UNJA dalam sambutannya.

Ia mencontohkan sejumlah pelajar di Jambi yang telah berhasil memadukan teknologi dengan seni tari maupun karikatur budaya Melayu Jambi. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan inovasi.

Lonjakan Peserta Signifikan: Dari 67 ke 167 Mahasiswa

Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jambi, Prof. Dr. Fauzi Syam, mengungkapkan fakta menarik. Jumlah peserta tahun ini melonjak drastis dibandingkan penyelenggaraan tahun 2024 yang hanya diikuti 67 peserta, kini menjadi 167 peserta dari 11 perguruan tinggi.

Para mahasiswa akan berkompetisi di 15 tangkai lomba yang tersebar di berbagai lokasi kampus UNJA. "Jambi memiliki catatan sejarah yang baik karena pernah menjadi tuan rumah Peksiminas ke-8. Pada 2008, 2010, dan 2016 kita pernah juara, dan 2022 kembali mendapat satu juara. Namun tahun 2024 kita tidak meraih juara. Oleh karena itu, di 2026 ini kita ingin mengulang sejarah," ungkap Prof. Fauzi.

Sistem Digital Terpadu, Jambi Siap Bersaing di Nasional

Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan Peksimida Jambi memanfaatkan website resmi BPSMI sebagai sistem terpadu untuk pendaftaran, jadwal, lokasi, hingga perolehan juara. Langkah ini menempatkan Jambi sebagai salah satu dari tiga wilayah di Indonesia—setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur—yang memiliki sistem serupa.

"Kehadiran website ini menunjukkan bahwa Jambi siap diperhitungkan di kancah nasional pada Peksiminas 2026," tambah Prof. Fauzi. Melalui sambutan daring, Ketua BPSMI Indonesia menekankan bahwa Peksimida bukan sekadar ajang lomba, melainkan ruang ekspresi untuk memperkuat karakter dan identitas kebangsaan melalui seni.

Pembukaan Meriah dengan Tari Zapin Rajuk Rindu

Ketua Pelaksana Peksimida 2026, Indra Gunawan, berpesan kepada peserta untuk tampil kreatif dan sportif. Ia menekankan bahwa pengalaman dan jejaring yang terbangun selama Peksimida adalah pencapaian yang sesungguhnya bagi para mahasiswa.

Pembukaan Peksimida Provinsi Jambi 2026 ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada peserta dan dewan juri oleh Dr. Dwi Suryahartati. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Zapin Rajuk Rindu dan ditutup dengan sesi foto bersama. Para pemenang nantinya akan menjadi representasi terbaik Provinsi Jambi pada Peksiminas ke-18 di Universitas Jember, Jawa Timur, pada 14–22 September 2026.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks