Pencarian

Harga Cabai Rawit di Muaro Jambi Tembus Rp70 Ribu per Kilogram, Daging Ayam dan Telur Ikut Melonjak

Senin, 20 Juli 2026 • 19:31:01 WIB
Harga Cabai Rawit di Muaro Jambi Tembus Rp70 Ribu per Kilogram, Daging Ayam dan Telur Ikut Melonjak
Harga cabai rawit di Pasar Sengeti, Muaro Jambi, tercatat mencapai Rp70 ribu per kilogram pada Kamis (25/7).

SENGETI — Kenaikan harga pangan di Muaro Jambi tidak hanya terjadi pada cabai. Telur ayam ras juga melonjak signifikan dari Rp45 ribu menjadi Rp55 ribu per papan (30 butir). Pedagang di Pasar Sengeti menyebutkan bahwa harga-harga ini mulai terasa sejak dua pekan terakhir dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Pasokan Terganggu Cuaca Panas, Pedagang Andalkan Stok dari Kota Jambi

Susi, seorang pedagang di Pasar Sengeti, mengungkapkan bahwa pasokan cabai saat ini sangat bergantung pada distribusi dari Kota Jambi. Kondisi cuaca panas yang berkepanjangan di daerah sentra produksi membuat hasil panen menurun drastis.

"Untuk stok cabai saat ini didatangkan dari Kota Jambi. Kalau cuaca masih panas dan hasil panen berkurang, kemungkinan harga bisa naik lagi," ujar Susi kepada Jambiupdate.co.

Biaya Pakan dan Program MBG Didorong Jadi Penyebab Harga Ayam dan Telur Naik

Di sisi lain, kenaikan harga daging ayam potong dan telur ayam ras memiliki pemicu yang berbeda. Para pedagang menilai tingginya biaya pakan ternak menjadi faktor utama. Selain itu, meningkatnya permintaan pasokan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga diduga turut mendorong kenaikan harga kedua komoditas tersebut.

Kombinasi faktor ini membuat harga ayam dan telur sulit terkendali dalam waktu dekat, terutama jika permintaan dari program pemerintah terus berjalan.

Ibu Rumah Tangga Terpaksa Kurangi Pembelian

Lonjakan harga ini langsung dirasakan oleh konsumen di lapangan. Arma Yulis, seorang warga Muaro Jambi, mengeluhkan kondisi ini karena cukup membebani pengeluaran keluarga sehari-hari. Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

"Banyak konsumen kini terpaksa mengurangi jumlah pembelian agar tetap sesuai dengan kemampuan belanja sehari-hari," ujar Arma.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muaro Jambi terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok ini.

Bagikan
Sumber: jambiupdate.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks