JAMBI — Kembali ke sepak bola Indonesia setelah meninggalkan Timnas pada awal 2025, STY—sapaan akrabnya—langsung dihadapkan pada tantangan membangun tim dari awal. Latihan perdana ini menjadi momen perkenalan ulang dengan atmosfer klub yang sama sekali berbeda dengan tim nasional.
Bukan Latihan Berat, Tapi Sesi Perkenalan
"Pertama-tama, latihan pertama ini bukanlah untuk meningkatkan porsi atau intensitas latihan, melainkan untuk menyapa para pemain," ujar Shin Tae-yong.
Pelatih berusia 55 tahun itu menekankan bahwa sebagian besar pemain baru kembali dari liburan. Kondisi fisik mereka belum seratus persen siap untuk menu latihan keras.
"Kemudian, karena kami baru saja kembali dari masa liburan, ini adalah proses awal untuk membentuk kembali kekuatan otot para pemain secara perlahan," kata Coach STY.
Pemain Timnas dan Calon Wajah Baru Belum Bergabung
Meski latihan berjalan lancar, STY belum bisa memantapkan skuad secara penuh. Beberapa pemain utama masih absen karena panggilan Timnas Indonesia untuk agenda internasional.
"Untuk saat ini, saya memang belum bisa melihat sisa pemain lainnya yang sedang memenuhi panggilan Timnas. Selain itu, pemain-pemain baru yang naik ke tim utama juga masih dalam perjalanan ke sini," jelasnya.
Hal ini membuat komposisi tim pada sesi perdana belum mencerminkan kekuatan penuh Persija untuk musim depan.
Kondisi Fisik Pemain Dinilai Cukup Baik
Walau tanpa beberapa pilar, STY tetap optimistis. Ia bersyukur tidak ada pemain yang cedera selama masa liburan. Disiplin pemain dalam menjaga kebugaran menjadi modal awal yang positif.
"Jadi, jika mengecualikan para pemain tersebut, anggota tim yang ikut berlatih hari ini secara keseluruhan menunjukkan kondisi fisik yang cukup baik," tutup Shin Tae-yong.
Latihan perdana ini menjadi langkah awal STY sebelum memasuki masa pramusim yang lebih intensif. Fokus penguatan fisik akan menjadi prioritas sebelum taktik permainan mulai diterapkan.