SAROLANGUN — Dua jembatan baru tengah dikerjakan personel TNI di Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun. Proyek ini menyasar dua titik penyeberangan yang selama ini menjadi penghambat mobilitas warga, yakni di Desa Muara Danau dan Pulau Aro.
Kolomel Kav Endi Siswanto Yusuf, Kasiter Korem 042/Garuda Putih, melakukan peninjauan lapangan untuk memantau langsung progres pembangunan. Ia menegaskan bahwa jembatan ini masuk dalam sasaran prioritas Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026.
Dua Titik Jembatan yang Dibangun TNI di Sarolangun
Lokasi pertama berada di Desa Muara Danau dan kedua di Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan. Kedua desa ini selama ini mengandalkan akses darurat yang kerap rusak saat musim hujan.
Tim pengawas mengecek fisik material bangunan di kedua titik. Pengecekan dilakukan untuk memastikan spesifikasi sesuai standar dan mampu bertahan lama. Potensi masalah teknis yang bisa memperlambat pengerjaan juga langsung dipetakan di lapangan.
Manfaat Jembatan bagi Warga dan Distribusi Pertanian
Jembatan ini dinilai strategis karena akan mempermudah transportasi lokal dan memperlancar distribusi hasil kebun serta pertanian warga. Selama ini, petani di Kecamatan Pelawan kerap kesulitan mengangkut komoditas ke pasar akibat akses jalan yang terbatas.
Endi menyebut akses baru ini diharapkan bisa memotong waktu tempuh dan menekan biaya logistik. "Jembatan ini menjadi sasaran prioritas yang memiliki nilai strategis bagi mobilitas warga," ujarnya saat meninjau lokasi.
Pengawasan Ketat agar Tepat Waktu
Jajaran Kodim 0420/Sarko berkomitmen mengawal proyek dari awal hingga akhir. Dandim 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, bersama Kasdim Mayor Inf Abdul Aziz Efendi turut mendampingi peninjauan. Para Danramil dan Babinsa juga dilibatkan dalam pengawasan harian.
Setelah meninjau lokasi, rombongan langsung menggelar rapat evaluasi internal. Rapat membahas pencapaian sasaran fisik agar selaras dengan target program. Pendampingan ekstra ketat dilakukan agar spesifikasi bangunan sesuai ketentuan standar yang berlaku.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026 ini menjadi bukti sinergi antara institusi militer dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah. Kehadiran jembatan baru diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Sarolangun.