Pencarian

Iran Tunggu Perubahan Sikap AS Sebelum Lanjutkan Negosiasi Damai, Serangan Balasan di Teluk Menguat

Sabtu, 11 Juli 2026 • 22:05:31 WIB
Iran Tunggu Perubahan Sikap AS Sebelum Lanjutkan Negosiasi Damai, Serangan Balasan di Teluk Menguat
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Oman untuk membahas situasi Selat Hormuz.

TEHERAN — Iran belum berencana duduk satu meja dengan Amerika Serikat untuk membahas gencatan senjata. Sumber yang dekat dengan tim perunding Iran menyatakan bahwa tidak akan ada negosiasi sampai Washington mengubah sikapnya. Fars tidak merinci perubahan seperti apa yang diharapkan Teheran dari pemerintahan Donald Trump.

Di sisi lain, jurnalis Axios Barak Ravid melaporkan bahwa Washington menuntut Iran mengakui Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional. Amerika Serikat juga meminta Iran berkomitmen menghentikan serangan terhadap kapal-kapal komersial paling lambat Sabtu.

Menteri Luar Negeri Iran ke Oman Bahas Selat Hormuz

Di tengah ketegangan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Oman untuk melakukan pembicaraan mengenai situasi di Selat Hormuz. Langkah ini dilakukan setelah pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran pada Selasa (7/9) malam hingga Rabu (8/7) dini hari.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut serangan itu sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz. Namun, Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.

AS Tuding Iran Langgar Kesepakatan Nuklir

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran sudah tidak berlaku lagi. Teheran menuduh Washington melanggar nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan.

Reuters, Jumat (10/7), mengutip pejabat AS melaporkan bahwa kesepakatan mengenai program nuklir Iran akan mewajibkan Teheran menyerahkan persediaan uranium yang diperkaya hingga tingkat tinggi. Jika tidak, Amerika Serikat disebut memiliki opsi militer untuk memastikan persediaan uranium tersebut tetap terkubur di bawah tanah.

Selat Hormuz Jadi Titik Rawan Konflik

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang dilalui sepertiga perdagangan minyak dunia. Ketegangan antara Iran dan AS di kawasan ini terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, memicu kekhawatiran akan konflik terbuka yang lebih luas.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks