SAROLANGUN — Massa yang datang sejak pagi itu membawa spanduk bertuliskan “Sarolangun Butuh Investasi untuk Kemajuan” dan “Kami Siap Bekerja, Kami Butuh Pekerjaan”. Suasana di halaman kantor bupati berlangsung tertib dan penuh semangat, di bawah pengawasan aparat kepolisian.
Ketua aksi menyampaikan orasi yang menekankan bahwa kehadiran investor adalah solusi atas pengangguran dan ekonomi yang lambat. “Kami datang ke sini bukan untuk menolak, tapi untuk mendukung. Kami ingin Sarolangun maju, anak-anak muda punya pekerjaan, harga hasil bumi ada pembelinya,” ujarnya.
Massa juga meminta agar setiap perusahaan yang beroperasi wajib mempekerjakan warga lokal dan menjalankan tanggung jawab sosial serta lingkungan. “Kami sadar ada yang khawatir soal lingkungan. Tapi solusinya bukan menolak, melainkan mengatur dan mengawasi,” tambahnya.
Pernyataan sikap warga diterima langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Sarolangun. Pemerintah menyambut baik aspirasi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung aspirasi ini. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendorong masuknya investasi berkualitas, berizin resmi, dan berwawasan lingkungan. Aspirasi hari ini akan kami catat dan jadikan panduan penting dalam setiap kebijakan perizinan ke depannya,” ujar perwakilan pemerintah.
Pihak Serikat Pekerja Mandiri menegaskan kesiapan mereka menjadi mitra kerja sama dengan investor. Mereka berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis dan memastikan setiap pekerja mendapatkan haknya sesuai peraturan perundang-undangan.
Mereka juga meminta agar pemerintah menjamin investor yang masuk memiliki izin lengkap, taat aturan, dan tidak merusak alam. “Yang paling utama—memberikan pekerjaan dan kesejahteraan bagi kami warga Sarolangun,” tegasnya.
Aksi dukung-mendukung investasi ini berakhir damai. Massa perlahan membubarkan diri setelah pernyataan sikap diterima pemerintah. Kini, bola ada di tangan pemda dan investor: apakah janji lapangan kerja akan segera terwujud?