SUNGAI PENUH — Seekor sapi simental berbobot 842 kilogram menjadi pusat perhatian warga Kota Sungai Penuh saat Hari Raya Idul Adha. Hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto itu disembelih langsung oleh Wali Kota Alfin di halaman Masjid Raya Sungai Penuh, disaksikan ratusan warga yang memadati lokasi sejak pagi.
Awal Mula: Sapi Jumbo Tiba dan Langsung Diserahkan Wali Kota
Penyerahan sapi kurban dilakukan oleh Wali Kota Alfin kepada pengurus Masjid Raya Sungai Penuh. Dalam sambutannya, Alfin menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden ini diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan daging kurban.
“Bantuan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo saya serahkan kepada pengurus Masjid Raya dan semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin di hadapan warga dan panitia kurban.
Proses: Wali Kota Bertindak Sebagai Juru Sembelih
Momen yang paling menyita perhatian adalah ketika Wali Kota Alfin langsung melakukan penyembelihan. Ukuran tubuh sapi yang besar membuat prosesnya berlangsung hati-hati. Panitia kurban melakukan pengamanan ekstra karena banyak warga yang ingin mendekat dan mengabadikan momen dengan ponsel mereka.
Warga dari berbagai daerah di Kota Sungai Penuh datang bersama keluarga. Mereka antusias melihat langsung sapi berukuran jumbo yang disebut sebagai salah satu hewan kurban terbesar di kota itu tahun ini. Foto dan video penyembelihan langsung beredar luas di media sosial lokal.
Apa yang Terjadi Selanjutnya? Daging Dibagikan ke Warga
Daging kurban dari sapi bantuan Presiden akan dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Raya Sungai Penuh. Panitia kurban telah mendata warga yang berhak menerima, termasuk kaum dhuafa dan warga kurang mampu di lingkungan tersebut.
Tradisi bantuan sapi kurban dari Presiden ke berbagai daerah di Indonesia rutin dilakukan setiap Idul Adha. Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat sekaligus mendukung syiar keagamaan di daerah, termasuk di Provinsi Jambi.
Berapa Bobot Sapi Kurban Bantuan Presiden di Sungai Penuh?
Sapi simental tersebut memiliki bobot mencapai 842 kilogram. Hewan kurban ini menjadi perbincangan hangat masyarakat karena ukurannya yang jauh di atas rata-rata sapi kurban pada umumnya di Kota Sungai Penuh.