Optimisme Menkeu Purbaya: Aliran Modal Asing Rp 2,18 Triliun Masuk ke Obligasi RI, Rupiah Diprediksi Segera Berbalik Menguat

Penulis: Faisal Zuber  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 11:29:01 WIB
Menteri Keuangan Purbaya optimis aliran modal asing Rp 2,18 triliun masuk ke obligasi RI.

JAKARTA — Keyakinan pemerintah terhadap penguatan rupiah kian menguat setelah data terbaru menunjukkan investor asing kembali melirik Surat Berharga Negara (SBN). Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dana asing yang masuk terbagi di dua jalur pasar obligasi.

Rupiah tidak akan bertahan di level yang (rendah) ini untuk terlalu lama. Kan tadi kita sudah melihat ada perbaikan sentimen ke pasar obligasi kan? Dana mulai masuk ke sini, dan saya pikir ke depan akan lebih banyak yang masuk sehingga rupiah akan menguat,” ujar Purbaya di hadapan awak media.

Modal Asing Rp 1,68 Triliun Serbu Pasar Primer

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, aliran dana asing di pasar sekunder tercatat sekitar Rp 500 miliar. Namun, angka yang lebih signifikan justru terjadi di pasar primer, di mana investasi asing mencapai Rp 1,68 triliun.

Masuknya dana ini disebut sebagai buah dari kebijakan intervensi pembelian obligasi di pasar sekunder yang dilakukan pemerintah sejak pekan lalu. Langkah itu dinilai efektif meredam gejolak dan menurunkan imbal hasil (yield) SBN, yang pada akhirnya memulihkan kepercayaan investor.

Rupiah Masih Tertekan 38 Poin, Sentimen Mulai Berbalik

Meski optimisme menguat, data perdagangan pada hari yang sama menunjukkan rupiah masih melemah 38 poin atau 0,22 persen ke posisi Rp17.706 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.668 per dolar AS. Namun, pemerintah menilai tren pembalikan arah sudah mulai terlihat dari mulai mengalirnya dolar asing ke dalam negeri.

“Tindakan kita menjaga stabilitas pasar obligasi itu sudah bisa mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap obligasi kita. Mereka mulai masuk, dolar mulai masuk, ya harusnya (rupiah menguat),” tambah sang Bendahara Negara.

APBN 2026 Tak Akan Di

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top