Gubernur Jambi Al Haris Serahkan Sengketa Tapal Batas Batang Hari-Muaro Jambi ke Kemendagri, Dua Bupati Sepakat Patuhi Keputusan Pusat

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23:07 WIB
Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan sengketa tapal batas Batang Hari-Muaro Jambi kepada Kemendagri.

JAMBI — Langkah cepat diambil Gubernur Jambi Al Haris untuk mengakhiri tarik-menarik batas wilayah antara Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi yang selama ini menjadi isu sensitif. Melalui rapat yang digelar di Orchardz Hotel Jayakarta, Senin (18/05/26), kedua pemerintah daerah sepakat untuk tidak memperpanjang polemik dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pemerintah pusat.

Dua Kepala Daerah Sepakat Tak Lagi Berseteru

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Bupati Muaro Jambi, serta Sekretaris Daerah Batang Hari yang mewakili bupati. Kehadiran pejabat pusat menjadi jaminan bahwa proses ini akan berjalan sesuai aturan.

Al Haris menegaskan bahwa tidak ada lagi perdebatan berarti di antara kedua pihak. “Hari ini kami khusus membahas tentang tapal batas Batang Hari dan Muaro Jambi. Keduanya sudah ada kesepakatan dan sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada Kemendagri,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kedewasaan Politik di Tengah Sensitivitas Wilayah

Keputusan ini dinilai sebagai bentuk kedewasaan politik antar-pemerintah daerah di Provinsi Jambi. Daripada terus terlibat dalam tarik-menarik yang bisa memicu dinamika politik lokal yang tidak sehat, kedua bupati memilih mengedepankan kepentingan pembangunan daerah masing-masing.

“Keduanya sepakat apapun nanti keputusan dari Kemendagri akan menerima dan tetap mengawal pembangunan daerah masing-masing,” lanjut Al Haris.

Apa Isi Komitmen yang Disepakati?

Beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan dalam rapat tersebut antara lain:

  • Kedua pemerintah daerah menyerahkan keputusan final soal batas wilayah ke Kemendagri.
  • Tidak ada upaya hukum atau protes lanjutan dari pihak mana pun setelah keputusan pusat keluar.
  • Fokus pembangunan di Batang Hari dan Muaro Jambi tetap berjalan tanpa terganggu oleh sengketa administratif.

Gubernur Pastikan Proses Berlangsung Kondusif

Al Haris memastikan bahwa diskusi berjalan tanpa ketegangan berarti. “Saya kira ini tidak ada masalah. Kami juga akan mencoba menyebarkan informasi terkait apa yang nantinya menjadi keputusan dari Kemendagri,” tutupnya.

Keputusan Kemendagri nantinya akan menjadi acuan final yang mengikat kedua daerah. Dengan adanya kesepakatan ini, publik Jambi berharap tidak ada lagi gesekan horizontal yang kerap muncul akibat sengketa batas desa maupun kecamatan di wilayah perbatasan.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambiprima.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top