JAMBI — Sebanyak 80 petani kelapa sawit swadaya dari Kabupaten Merangin mengikuti pelatihan teknis budidaya yang digelar BPDP. Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit rakyat.
Pembukaan kegiatan dilakukan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal. Ia didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan, Rakhmat Dharmawan, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Daryanto.
Materi Pelatihan: Dari Regulasi Lahan hingga Pengendalian Hama
Peserta tidak hanya menerima teori. Materi yang diberikan mencakup aspek teknis budidaya yang aplikatif, mulai dari regulasi dan kebijakan lahan mineral, pemilihan bahan tanam, persiapan lahan, hingga teknik penanaman.
Pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, pemupukan, serta perlindungan tanaman dari hama dan penyakit juga menjadi bagian dari kurikulum. Seluruh materi diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis petani di lapangan.
Harapan Kepala Dinas: Ilmu Harus Diterapkan di Kebun
Hendrizal menekankan agar pengetahuan yang diperoleh para petani tidak berhenti pada aspek teori. Ia meminta peserta untuk benar-benar memahami dan mengaplikasikan materi di kebun masing-masing.
“Materi yang diberikan perlu dipahami dan diterapkan oleh peserta, sehingga manfaat program tidak berhenti pada aspek teori,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang perkebunan kelapa sawit.
Petani Didorong Manfaatkan Teknologi dan Media Sosial
Di luar materi teknis, Hendrizal juga mendorong para petani untuk terbuka terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Menurutnya, media sosial bisa menjadi sarana tambahan untuk menambah wawasan pengelolaan perkebunan.
Sebelum mengikuti pelatihan, seluruh peserta telah menjalani proses registrasi pada Minggu (6/9/2026). PT Smatek Tunas Mandiri bertindak sebagai mitra pelaksana kegiatan untuk mendukung kelancaran pelatihan di lapangan.
Target Program: Efisiensi Biaya dan Kesejahteraan Petani
Program SDMP BPDP diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan produktivitas tenaga kerja serta petani sawit. Penguatan kapasitas ini menjadi bagian penting dalam membangun perkebunan rakyat yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan pelatihan ini, para petani Merangin diharapkan mampu mengelola biaya produksi secara lebih efisien. Pada akhirnya, pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani diharapkan ikut meningkat.