JAMBI — Partai Hanura Provinsi Jambi memulai konsolidasi besar-besaran dengan mengukuhkan Task Force di Hotel BW Luxury, Kawasan Thehok, Jumat (04/09/2026). Ratusan kader dari seluruh kabupaten/kota hadir dalam pertemuan yang digambarkan panitia sebagai ajang konsolidasi dan edukasi politik internal tersebut.
Pembentukan satuan tugas ini bukan sekadar seremoni. DPP Partai Hanura menurunkan langsung Ketua Tim Task Force, Patrice Rio Capella, untuk memberikan arahan di hadapan para kader. Kehadirannya menegaskan bahwa instruksi pemenangan pemilu kali ini bersifat langsung dari pusat.
Dalam arahannya, Rio Capella menyebut Task Force sebagai komando perang partai. Ia menekankan target yang ingin dicapai bukan hanya sekadar ikut serta dalam kontestasi, melainkan merebut kursi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.
"Komitmen satuan kerja Task Force ini sasarannya jelas. Tidak ada lagi kerja setengah-setengah. Tugas kita satu, membesarkan Partai Hanura. Menangkan kursi di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga DPR RI pada Pileg 2029," tegas Rio Capella.
Materi Strategi dari DPP untuk Kader di Lapangan
Konsolidasi di Thehok tidak hanya berhenti pada seremoni pengukuhan. Ratusan kader yang hadir menerima pembekalan materi yang difokuskan pada teknis pemenangan pemilu. Beberapa di antaranya adalah penguatan struktur partai hingga tingkat ranting dan pemetaan daerah pemilihan (dapil).
Teknik komunikasi politik serta konsolidasi massa juga menjadi bagian dari materi yang disampaikan. Hal ini menunjukkan perubahan pola kerja partai dari sekadar mobilisasi massa menjadi pendekatan yang lebih sistematis dan terukur.
Ketua DPW Sebut Thehok Jadi Titik Balik Kebangkitan
Ketua DPW Hanura Provinsi Jambi, Ritas Mairiyanto, menyebut deklarasi ini sebagai penanda kebangkitan partai di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Ia menegaskan bahwa Task Force akan menjadi ujung tombak partai di lapangan.
"Ini deklarasi penguatan. Dari Thehok hari ini, kami nyatakan Hanura Jambi siap tempur. Task Force adalah ujung tombak kita di lapangan," ujar Ritas.
Ritas juga menegaskan bahwa pertarungan politik untuk Pileg 2029 secara resmi telah dimulai lebih awal. Ia mengklaim langkah ini menjadi sinyal bahwa partai berlambang singa tersebut tidak ingin mengulang hasil buruk pada pemilu sebelumnya.
Komitmen DPC Tanjabtim: Target Kursi DPRD Kabupaten
Di luar arena deklarasi, Ketua DPC Hanura Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Hendra Musriphal, menyatakan kesiapannya menjalankan komando. Ia menyebut strategi partainya di daerah sederhana namun konkret, yakni menghidupkan kembali struktur dari tingkat desa dan ranting.
"Hari ini kami nyatakan, Hanura Tanjabtim siap tempur di Pileg 2029. Task Force adalah mesin kerja kami. Mulai dari desa, ranting, hingga dapil akan kami hidupkan," kata Hendra.
Hendra menargetkan partainya mampu meraih kursi di DPRD Tanjabtim pada pemilu mendatang. Ia menambahkan, kader akan digembleng untuk bekerja dengan pendekatan langsung kepada masyarakat.
"Strategi kami sederhana, hadir, mendengar, dan bekerja untuk rakyat. Kemenangan lahir dari kepercayaan rakyat, bukan janji," jelasnya.
Seluruh rangkaian deklarasi ini berada di bawah komando Ketua DPW Ritas Mairiyanto serta arahan Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang dan Sekretaris Jenderal Benny Rhamdani.