JAMBI — Peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya dirayakan di atas daratan. PTK, anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang jasa logistik energi maritim, memilih cara yang berbeda: menggelar upacara resmi di dasar laut. Sebanyak 26 penyelam dari jajaran Perwira Pertamina dan 10 penyelam warga lokal bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada kedalaman 12 meter.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan tetap mematuhi standar keselamatan penyelaman. Sinergi ini melibatkan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Pertamina International Shipping (PIS), serta didukung penuh oleh pemerintah daerah dan komunitas lingkungan setempat.
Plt. Direktur Utama PTK Eko Cahyadi menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial. "Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut merupakan simbol kecintaan kami terhadap Indonesia sebagai negara maritim. Sebagai perusahaan yang tumbuh dan beroperasi di laut, kami memaknai semangat kemerdekaan dengan menumbuhkan kepedulian dari seluruh pihak, untuk bersama-sama menjaga laut sebagai warisan bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
Menghidupkan Kembali Terumbu Karang di Kawasan Coral Triangle
Selain upacara bendera, momen HUT RI ini dimanfaatkan PTK untuk melakukan transplantasi 512 fragmen terumbu karang. Lokasi penanaman berada di Pantai Pulisan, kawasan yang masuk dalam Coral Triangle—wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Area ini juga berdekatan dengan Integrated Terminal Bitung, salah satu fasilitas distribusi energi milik Pertamina Group di Sulawesi.
Eko menjelaskan, pemulihan ekosistem laut menjadi prioritas karena area tersebut merupakan ruang operasional perusahaan. "Penanaman fragmen terumbu karang di lokasi ini merupakan bentuk komitmen PTK untuk turut menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi ruang operasional kami sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan," jelasnya.
Dampak Ganda: Ekosistem Sehat, Wisata Bahari Tumbuh
PTK berharap penanaman terumbu karang ini tidak berhenti pada manfaat lingkungan. Pertumbuhan terumbu karang yang sehat akan memperkaya biota laut dan berpotensi meningkatkan daya tarik wisata bahari bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada gilirannya, hal ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir sekitar Pantai Pulisan.
Komitmen terhadap kelestarian maritim juga dijalankan PTK dalam operasional bisnis sehari-hari. Direktur Armada PTK Dewi Susanti menyebut perusahaan telah menerapkan green energy dan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan pada sebagian kapal dan infrastruktur.
"Aksi sosial maupun operasional PTK diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, serta keberlangsungan perusahaan di masa mendatang. Melalui rangkaian kegiatan HUT RI oleh PTK, kami berupaya ikut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," kata Dewi.
Perayaan kemerdekaan kali ini menjadi pengingat bahwa semangat menjaga Indonesia tidak hanya diwujudkan di darat, tetapi juga di kedalaman laut yang menjadi kebanggaan bangsa.