Pencarian

LEPAS E4 EV dan L8 PHEV di GIIAS 2026: 550 Pengunjung Rela Antre Test Drive, Ini yang Mereka Cari

Kamis, 06 Agustus 2026 • 14:15:01 WIB
LEPAS E4 EV dan L8 PHEV di GIIAS 2026: 550 Pengunjung Rela Antre Test Drive, Ini yang Mereka Cari
Pengunjung mengikuti sesi test drive LEPAS E4 EV di GIIAS 2026, Tangerang.

JAMBI — Angka 550 sesi test drive bukan sekadar statistik pameran. Di GIIAS 2026, booth LEPAS menjadi salah satu titik ramai yang menunjukkan pergeseran perilaku konsumen otomotif Indonesia. Mereka yang datang bukan tipe pengunjung yang puas melihat desain atau mendengar klaim jarak tempuh dari staf pameran, melainkan ingin memastikan sendiri bagaimana rasanya duduk di balik kemudi mobil listrik atau plug-in hybrid tersebut.

Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, menegaskan bahwa pengalaman berkendara adalah kunci untuk membangun kepercayaan, bukan sekadar alat promosi. "Kami percaya desain memang menjadi hal pertama yang menarik perhatian. Namun, yang membuat seseorang benar-benar mengenal sebuah kendaraan adalah pengalaman saat mengendarainya," ujarnya di Tangerang, pekan ini.

Platform LEX: Bukan Sekadar Klaim, Tapi yang Dicari Pembeli

Dalam sesi test drive tersebut, LEPAS mengandalkan LEX Intelligent New Energy Platform sebagai tulang punggung. Platform ini diklaim menyasar empat aspek yang kerap menjadi kekhawatiran utama pembeli kendaraan elektrifikasi di Indonesia: stabilitas saat melaju, ruang kabin yang lega, tingkat kesenyapan, dan efisiensi energi.

Ini poin penting. Pembeli Indonesia tidak lagi hanya bertanya "berapa jarak tempuhnya?", tetapi juga "bagaimana rasanya saat menyalip di tol?" dan "apakah kabinnya senyap saat hujan?". Platform LEX ini diarahkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara langsung.

LEPAS E4 EV: Jarak Tempuh 600 Km dan Pengisian 20 Menit

Untuk kendaraan listrik murni, LEPAS menawarkan E4 EV dengan banderol Rp339 juta OTR Jakarta selama periode GIIAS 2026. Harga ini menempatkannya di segmen yang kompetitif, bersaing langsung dengan pemain lain di kelas SUV listrik kompak.

Klaim utamanya adalah jarak tempuh hingga 600 kilometer berdasarkan standar CLTC. Meski standar CLTC cenderung lebih optimistis dibandingkan WLTP, angka ini tetap menjanjikan untuk penggunaan harian di area Jabodetabek maupun perjalanan antar kota.

Dari sisi pengisian daya, E4 EV mendukung DC Fast Charging 130 kW. LEPAS mengklaim baterai bisa diisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit. Jika akurat, waktu ini cukup untuk sekadar mengisi sambil santap siang atau belanja, bukan menunggu berjam-jam di SPKLU.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Meski antusiasme tinggi, ada beberapa catatan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memesan. Pertama, harga Rp339 juta adalah harga khusus selama GIIAS, perlu dipastikan berapa kenaikannya setelah pameran usai. Kedua, klaim jarak tempuh 600 km perlu diverifikasi dengan kondisi berkendara nyata di Indonesia—macet, penggunaan AC, dan kecepatan tol—yang bisa mengurangi angka tersebut secara signifikan.

Ketiga, untuk L8 PHEV, bahan belum menyebutkan harga dan spesifikasi detail. Jika Anda mempertimbangkan opsi hybrid, penting untuk menunggu data resmi mengenai kapasitas baterai, efisiensi bahan bakar, dan mode berkendara yang ditawarkan.

Verdict Awal: Minat Tinggi, Tapi Bukti Lebih Penting dari Klaim

Minat 550 pengunjung adalah pencapaian yang patut diapresiasi, tetapi ini baru langkah pertama. LEPAS berhasil menarik perhatian, namun keputusan pembelian akan bergantung pada pengalaman pengguna jangka panjang.

Jika Anda serius mempertimbangkan E4 EV, jadwalkan test drive sendiri. Rasakan apakah platform LEX benar-benar senyap di kecepatan tinggi, apakah ruang kabinnya cukup lega untuk keluarga, dan yang terpenting, bandingkan dengan kompetitor langsung di kelas harga yang sama. Angka di brosur bisa menipu, tetapi sensasi di balik kemudi tidak akan berbohong.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gridoto.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks