Pencarian

Samsung One UI 9 Hadirkan Kustomisasi Layar Utama Lebih Dalam, Dock Bisa Diberi Gambar

Kamis, 09 Juli 2026 • 01:40:31 WIB
Samsung One UI 9 Hadirkan Kustomisasi Layar Utama Lebih Dalam, Dock Bisa Diberi Gambar
Samsung One UI 9 hadirkan fitur kustomisasi dock dengan opsi gambar latar belakang.

JAMBI — Bocoran terbaru dari akun Galaxy Techie di Twitter/X menunjukkan tangkapan layar awal modul Home Up yang dirancang khusus untuk One UI 9. Modul ini sudah lama dikenal sebagai alat kustomisasi tambahan di ekosistem Good Lock milik Samsung. Namun, versi terbarunya menjanjikan kontrol yang jauh lebih dalam terhadap tampilan layar utama.

Dua Fitur Baru yang Paling Menonjol

Pertama, pengguna kini bisa mengubah latar belakang dock atau baki favorit. Opsi yang tersedia meliputi warna solid, efek blur, hingga gambar utuh. Jumlah ikon di dock juga bisa diatur terpisah dari jumlah ikon di grid homescreen.

Kedua, One UI 9 mendukung gestur multi-jari. Pengguna bisa mengaitkan aksi seperti sapuan ke arah tertentu, cubitan (pinch), atau kombinasi jari lainnya dengan perintah spesifik. Fungsinya mencakup membuka aplikasi, mengganti aplikasi, menyesuaikan volume, membuka pencarian, mengatur kecerahan, hingga mengambil tangkapan layar.

Fitur Home Up yang Sudah Ada Sebelumnya

Selain dua fitur anyar tersebut, Home Up di One UI 9 tetap membawa kemampuan kustomisasi yang sudah ada. Beberapa di antaranya adalah pengaturan tata letak grid homescreen yang lebih fleksibel, pencadangan dan pemulihan pengaturan, serta penyesuaian task changer dan lembar berbagi (share sheet).

Kapan Tersedia untuk Pengguna?

One UI 9 diperkirakan debut perdana pada lini Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8. Setelah itu, pembaruan akan menyusul ke perangkat Galaxy lawas. Saat ini, sistem operasi tersebut sudah memasuki tahap beta di seri Galaxy S26. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis untuk pasar Indonesia.

Fitur kustomisasi tambahan ini menjadi nilai jual tersendiri bagi pengguna yang menginginkan tampilan antarmuka yang lebih personal. Dengan kontrol yang lebih granular terhadap dock dan gestur, Samsung mencoba menjembatani kebutuhan pengguna power-user tanpa harus menggunakan peluncur (launcher) pihak ketiga.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks