Pencarian

Keiko Fujimori Menangi Pilpres Peru, Kalahkan Lawan dengan Selisih Kurang dari 50 Ribu Suara

Selasa, 30 Juni 2026 • 20:49:31 WIB
Keiko Fujimori Menangi Pilpres Peru, Kalahkan Lawan dengan Selisih Kurang dari 50 Ribu Suara
Keiko Fujimori resmi memenangkan Pilpres Peru dengan selisih kurang dari 50 ribu suara.

LIMA — Kemenangan ini menjadi penebusan politik bagi Fujimori setelah mengalami empat kali kekalahan beruntun dalam kontestasi presiden sebelumnya. Perempuan berusia 51 tahun itu akan memimpin negara di kawasan Pegunungan Andes untuk masa jabatan konstitusional 2026-2031.

Fujimori menjadi perempuan pertama yang terpilih sebagai presiden Peru. Ia juga tercatat sebagai kandidat pertama yang berhasil meraih kursi kepresidenan setelah empat kali percobaan. Pelantikannya dijadwalkan pada 28 Juli mendatang sesuai ketentuan hukum Peru.

Perjalanan Politik Panjang: dari Ibu Negara hingga Tahanan Pra-Persidangan

Karier politik Fujimori dimulai pada 1994, saat ia mengambil peran seremonial sebagai ibu negara di usia 19 tahun setelah perpisahan orang tuanya, Susana Higuchi dan Presiden Alberto Fujimori, yang menjadi sorotan publik. Namun, warisan politik sang ayah justru membebaninya: Alberto Fujimori kini menjalani hukuman 25 tahun penjara karena korupsi dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pada 2011, ia meluncurkan pencalonan presiden pertamanya di bawah bendera Fuerza 2011, namun kalah di putaran kedua. Lima tahun berselang, ia kembali maju sebagai favorit kuat dengan meraih 39,9 persen suara di putaran pertama, tetapi kembali dikalahkan tipis oleh bankir konservatif Pedro Pablo Kuczynski dengan selisih 41.000 suara.

Kekalahan paling pahit dialami Fujimori pada 2021. Saat itu ia dilanda skandal pendanaan kampanye "Cocktails" dan beberapa periode penahanan pra-persidangan. Ia hanya meraih 13 persen suara di putaran pertama, lalu kalah dari Pedro Castillo dengan selisih per sepuluh poin persentase.

Lebih dari 500 Hari di Tahanan, Kini Pimpin Negeri

Perjalanan politik Fujimori nyaris kandas setelah menghabiskan lebih dari 500 hari dalam tahanan pra-persidangan. Gelombang sentimen anti-Fujimori yang kuat selama bertahun-tahun tampak tak teratasi. Namun, kemenangan kali ini membalikkan semua prediksi.

Fujimori lahir di Lima pada 25 Mei 1975. Ia mengantongi gelar Sarjana Administrasi Bisnis dari Universitas Boston dan Magister Administrasi Bisnis (MBA) dari Universitas Columbia. Partai konservatifnya, Fuerza Popular, ia dirikan pada 2009.

Saat menjabat anggota Kongres periode 2006-2011, ia mencetak sejarah dengan meraih 602.869 suara individu—jumlah tertinggi yang pernah tercatat untuk seorang legislator hingga saat itu. Kini, ia akan memerintah bersama Wakil Presiden Pertama Luis Galaretta Velarde, mantan presiden Kongres, dan Wakil Presiden Kedua Miguel Angel Torres Morales, pengacara konsultasi terkemuka dan mantan anggota parlemen.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks