Pencarian

CIMB Niaga (BNGA) Bukukan Laba Bersih Rp3,44 Triliun di Semester I-2026, Kredit Tumbuh 6,6%

Senin, 17 Agustus 2026 • 18:53:01 WIB
CIMB Niaga (BNGA) Bukukan Laba Bersih Rp3,44 Triliun di Semester I-2026, Kredit Tumbuh 6,6%
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan memaparkan kinerja perseroan pada semester pertama 2026 di Jambi, Senin (17/6/2026).

JAMBI — Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyatakan kinerja perseroan pada enam bulan pertama tahun ini tetap stabil. Hal ini didukung oleh pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang mencapai 6,6% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp247,2 triliun.

"Kami bersyukur dapat meraih kinerja yang stabil pada semester pertama 2026, didukung pertumbuhan pada kredit dan pembiayaan serta dana murah (CASA) yang berkelanjutan, serta implementasi strategi yang disiplin," ujar Lani dalam keterangan resmi, Senin (17/6/2026).

Pendapatan Nonbunga Jadi Penyeimbang di Tengah Tekanan NIM

Meski laba bersih terkoreksi tipis, pendapatan operasional perseroan tercatat tumbuh 6,8% dan laba operasional sebelum pencadangan naik 6,5%. Peningkatan kontribusi pendapatan nonbunga disebut berhasil mengompensasi penurunan pendapatan bunga bersih, sehingga pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan tetap terjaga.

Dari sisi pendanaan, posisi current account and savings account (CASA) meningkat 6,9% menjadi Rp193,1 triliun. Perbaikan komposisi dana murah ini menjadi sinyal positif bagi efisiensi biaya dana (cost of fund) perseroan ke depan.

Kualitas Aset Membaik, Pencadangan Multifinance Diperkuat

Rasio kredit bermasalah (gross non performing loan/NPL) membaik ke level 1,83% pada akhir Juni 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan ini menunjukkan kualitas aset yang tetap terjaga di tengah ekspansi kredit yang agresif.

Manajemen menyatakan perseroan secara prudent telah memperkuat pencadangan untuk perusahaan multifinance sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi risiko, sekaligus menjaga ketahanan neraca di sisa tahun berjalan.

Apa Artinya bagi Investor Pemegang Saham BNGA?

Bagi investor, stabilitas laba di tengah tekanan margin menjadi indikator bahwa BNGA mampu menjaga profitabilitasnya. Pertumbuhan kredit dua digit di segmen tertentu serta perbaikan NPL memberikan ruang bagi perbaikan return on equity (ROE) dalam jangka menengah.

Kendati demikian, investor perlu mencermati tren penurunan pendapatan bunga bersih yang masih berlanjut. Kemampuan perseroan dalam mengerek pendapatan nonbunga dan menjaga biaya pencadangan akan menjadi faktor kunci yang menentukan arah kinerja BNGA pada semester kedua 2026.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks