BOGOR — Wali Kota Jambi Maulana menandatangani nota kesepakatan dan rencana kerja (NK-RK) dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) di kantor pusat BIG, Cibinong, Bogor, Senin (22/6/2026). Kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan data dan informasi geospasial untuk mendukung pembangunan di Kota Jambi.
Maulana mengatakan, sistem geospasial yang baik akan menghasilkan informasi akurat yang menjadi fondasi perencanaan pembangunan. Ia menyebut dampak positif dari data berkualitas sudah terlihat pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi.
"Alhamdulillah, saat banyak daerah mengalami tantangan pendapatan, Kota Jambi justru mengalami peningkatan dari sektor pajak. Apalagi jika didukung dengan informasi geospasial yang lebih detail dan akurat," ujar Maulana dalam keterangan resmi.
Data Geospasial untuk Pelayanan Publik
Menurut Maulana, data geospasial yang akurat akan berdampak pada berbagai sektor pelayanan publik. Mulai dari kesehatan, pendidikan, permukiman, pajak dan retribusi daerah, hingga tata kelola persampahan.
"Harapannya, sistem geospasial di Kota Jambi semakin baik sehingga kita mendapatkan informasi yang akurat dalam konteks perencanaan pembangunan," kata Maulana.
Kota Jambi Siap Jadi Tuan Rumah Forum Smart City Nasional
Maulana menambahkan, kerja sama ini menjadi momentum penting karena akhir tahun ini Kota Jambi akan menjadi tuan rumah Forum Smart City Nasional. Dengan data geospasial yang lebih rapi, ia optimistis penyelenggaraan forum tersebut bisa berjalan maksimal.
"Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut dan menghasilkan sesuatu yang sangat positif," tambahnya.
Sekretaris Utama BIG Belinda Arunarwati Margono menyambut baik langkah Pemkot Jambi. Ia menilai kesadaran pemerintah daerah terhadap pentingnya informasi geospasial dalam perencanaan pembangunan merupakan langkah positif.
"Kami sangat senang karena Kota Jambi melihat pentingnya informasi geospasial dalam proses perencanaan pembangunan. Ini merupakan langkah yang sangat positif," ujar Belinda.
Sinergi Data untuk Pembangunan Nasional
Nota kesepakatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemkot Jambi dan BIG dalam penyelenggaraan, pengembangan, serta pemanfaatan informasi geospasial. Kerja sama ini sejalan dengan upaya pembangunan nasional yang membutuhkan data spasial terpadu.
Maulana menegaskan, data yang akurat merupakan fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Jambi.