JAMBI — Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Ketua HPMJ Kota Jambi, Hj. Choirianti Budidaya, SH, itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, M.Si. Hadir pula Penasehat HPMJ sekaligus Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, dan Ketua DWP Kota Jambi, Sri Hartati Ridwan, M.Si.
Bukan Sekadar Seremonial, Pemkot Tekankan Peran Strategis Perempuan
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Jambi yang dibacakan Sekda Ridwan, pengukuhan ini memiliki esensi lebih dalam dari sekadar acara seremonial. Ridwan menekankan bahwa kaum perempuan memegang peran strategis, mulai dari lingkungan keluarga hingga jajaran pemerintahan.
"Perempuan memiliki peran yang sangat strategis, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga di jajaran pemerintahan," ujar Ridwan.
Ia menambahkan, perempuan merupakan garda terdepan dalam menjaga identitas budaya, memperkuat ketahanan keluarga, serta menanamkan nilai moral pada generasi muda. Pemkot Jambi pun menyatakan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan HPMJ dan mengimbau pengurus menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Budaya Melayu Tak Sekadar Pakaian dan Makanan
Penasehat HPMJ Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, mengingatkan bahwa esensi budaya Melayu sangat luas. Menurutnya, HPMJ yang baru terbentuk di dua wilayah di Provinsi Jambi—Kabupaten Merangin dan Kota Jambi—harus bisa memastikan manfaat pelestarian budaya benar-benar dirasakan masyarakat.
"Muaranya adalah bagaimana melestarikan budaya Melayu Jambi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. HPMJ diharapkan menjadi mitra strategis Pemkot Jambi, khususnya dalam mendukung program prioritas Bahagia Berbudaya," tutur Nadiyah.
Seminar dan Pentas Seni: Cara HPMJ Tarik Minat Anak Muda
Ika Krisnawati dalam laporan pelaksanaannya menjelaskan, pengukuhan ini bertujuan memastikan roda organisasi berjalan berkelanjutan. HPMJ ingin memperluas ruang bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap seni, adat, dan tradisi lokal.
"Kami ingin mempererat sinergi antara organisasi perempuan, dunia usaha, hingga pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal," jelas Ika.
Menariknya, rangkaian acara tidak hanya diisi pelantikan. HPMJ juga menggelar seminar kelestarian budaya serta menampilkan potensi dan bakat dari bibit-bibit muda pelaku pelestari budaya Melayu Jambi. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret agar regenerasi budaya tidak terputus di tengah gempuran budaya global.