JAMBI — Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya peran perempuan pengusaha dalam memperkuat perekonomian daerah melalui sektor UMKM dan industri rumahan. Menurutnya, kontribusi kelompok ini telah tumbuh luar biasa dan menjadi penyumbang utama bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Perempuan Tidak Boleh Berpangku Tangan
Al Haris secara khusus meminta para anggota IWAPI dan kaum perempuan untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada suami. Ia mendorong para ibu untuk bangkit dan ikut berjuang memperkuat ekonomi keluarga di tengah tantangan global.
"Dunia sedang tidak baik-baik saja, ibu-ibu ambil peran yang baik, tetap konsisten berjuang untuk ekonomi rumah tangga kita," kata Al Haris di Jambi, Jumat.
Menurut gubernur, kaum perempuan dituntut berpikir cerdas dalam mengelola rumah tangga, mengatur ekonomi, hingga memastikan pendidikan anak-anak berjalan baik.
IWAPI Siapkan Pelatihan Digitalisasi Berkala
Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPD IWAPI Jambi Herlina menyatakan organisasinya tidak tinggal diam menghadapi perkembangan global. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah program strategis, salah satunya pelatihan digitalisasi yang dilakukan secara berkala.
Melalui pelatihan itu, pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah diajarkan cara mempromosikan produk secara online. Strategi ini diharapkan membebaskan penjualan dari ketergantungan pada toko fisik, sehingga pasar yang dijangkau menjadi lebih luas.
"Mau tidak mau kita harus menggunakan sistem digital menghadapi tantangan digital ini. Harapan kita ke UMKM tentunya mengadakan kegiatan-kegiatan pelatihan digitalisasi, bagaimana dia bisa mempromosikan produk, jadi tidak terpaku harus di toko mereka saja," tutup Herlina.
Target: UMKM Perempuan Jadi Motor Ekonomi Daerah
Dengan dorongan masif dari IWAPI Jambi, sektor UMKM berbasis perempuan ditargetkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh di era digital. Pelatihan digitalisasi diharapkan menjadi kunci adaptasi bagi pelaku usaha rumahan agar tetap kompetitif.