Cek Desil DTSEN Kemensos dan BPS via NIK KTP, Ini Link Resmi dan Arti Angka 1-10

Penulis: Faisal Zuber  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:36:01 WIB
Masyarakat mengakses laman resmi untuk mengecek posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui NIK KTP.

JAMBI — Pemerintah kini membuka dua kanal resmi bagi masyarakat untuk mengecek posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini menggantikan peran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menjadi dasar penentuan sasaran program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Apa Arti Angka Desil dan Dampaknya bagi Penerima Bantuan?

Desil membagi populasi menjadi sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, masing-masing mewakili sekitar 10 persen penduduk. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan relatif keluarga tersebut dalam catatan pemerintah.

Berikut rincian interpretasi angka desil:

  • Desil 1: kelompok dengan kesejahteraan paling rendah atau miskin ekstrem.
  • Desil 2: kelompok masyarakat miskin.
  • Desil 3: kelompok hampir miskin atau berada di sekitar garis kemiskinan.
  • Desil 4: kelompok rentan mengalami kemiskinan.
  • Desil 5: kelompok transisi menuju kelas menengah.
  • Desil 6-10: kelompok menengah hingga tingkat kesejahteraan tertinggi.

Perlu ditegaskan, desil bukan vonis mutlak status miskin atau kaya. Angka ini hanya menunjukkan posisi relatif berdasarkan pengolahan data sosial ekonomi. Penentuan desil juga tidak bisa dihitung sendiri dari besaran gaji bulanan karena mempertimbangkan variabel lain seperti kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, pengeluaran rumah tangga, hingga akses pendidikan dan layanan dasar.

Kementerian Sosial menyediakan laman cekbansos.kemensos.go.id untuk memeriksa status desil dan bansos. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Masukkan NIK sesuai yang tertera pada KTP.
  3. Masukkan kode captcha yang tersedia.
  4. Klik opsi Cek Data.
  5. Tunggu sistem menampilkan hasil pencarian.
  6. Periksa informasi desil dan status penerima bantuan sosial yang tersedia.

Alternatif Pengecekan melalui Layanan DTSEN BPS

Selain kanal Kemensos, masyarakat dapat memanfaatkan layanan resmi BPS di dtsen-form.bps.go.id. Metode ini memerlukan data tambahan berupa tanggal lahir untuk verifikasi. Prosesnya sebagai berikut:

  1. Buka laman dtsen-form.bps.go.id.
  2. Masukkan NIK sesuai KTP.
  3. Masukkan kode captcha.
  4. Klik opsi Cek Desil.
  5. Masukkan tanggal lahir sesuai data yang diminta.
  6. Klik Cek Data dan sistem akan menampilkan informasi desil.

Mengapa Status Desil Perlu Dipantau?

Pengecekan desil membantu masyarakat memverifikasi apakah data keluarganya tercatat sesuai kondisi aktual di DTSEN. Jika ditemukan ketidaksesuaian, warga dapat melaporkan melalui mekanisme resmi pemerintah setempat untuk pembaruan data.

Perlu diingat bahwa hasil pengecekan online bukan jaminan otomatis seseorang masuk daftar penerima bansos. Penetapan penerima tetap mempertimbangkan kuota anggaran dan verifikasi lapangan oleh petugas. Informasi lengkap mengenai jadwal pencairan dan mekanisme pengaduan dapat diakses melalui kantor Dinas Sosial kabupaten/kota setempat.

Waspadai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas Kemensos atau BPS dengan iming-iming memasukkan nama ke daftar penerima bantuan. Seluruh proses verifikasi dan pengecekan tidak dipungut biaya apa pun.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top