JAMBI — Pembukaan turnamen ini berlangsung meriah dengan pertunjukan kembang api sebelum duel Garuda Pertiwi kontra Arab Saudi Putri U-16. Ribuan penonton memadati tribune berkapasitas 1.500 orang tanpa perlu mendaftar, cukup membawa diri untuk menyaksikan laga yang juga disiarkan melalui videotron raksasa dengan tata suara mumpuni.
Meski berstatus turnamen invitasi, penerapan teknologi menjadi sorotan utama. Keputusan penting dalam laga pembuka, termasuk hadiah penalti untuk Garuda Pertiwi dan kartu merah untuk pemain Arab Saudi Putri U-16, baru diputuskan setelah wasit meninjau tayangan ulang melalui VAR.
"Karena ini turnamen internasional dan VAR juga sudah ada di Indonesia, kami ingin memaksimalkan dari sisi penyelenggaraan supaya memberi pertunjukkan berkualitas dan permainan bagus dari peserta, tim nasional kita, dan masyarakat Indonesia," ujar Program Director Srikandi Merdeka Cup 2026, Teddy Tjahjono.
Pelatih Garuda Pertiwi sekaligus Timnas Indonesia Putri U-17, Timo Scheunemann, menilai gelaran ini bukan sekadar ajang pemanasan. Ia menyebut turnamen ini menjadi sarana pencarian bakat untuk memperkuat tim nasional kelompok usia hingga senior.
"Harapan kami dari tim juga ingin menghibur warga Kudus. Kami ingin mulai dari sesuatu yang tidak muluk-muluk dulu. Stadion ini juga dibuat khusus untuk sepak bola putri. Di mana lagi stadion seperti ini selain di Kudus? Jadi sudah semestinya kita membangun sepak bola putri dari bawah ke atas, dari grassroot," kata Timo.
Dari pantauan langsung di lokasi, Supersoccer Arena memiliki permukaan lapangan rumput sintetis dengan penerangan yang memadai untuk laga malam hari. Fasilitas pendukung juga terbilang lengkap, mulai dari akses khusus ambulans dan truk pemadam kebakaran, toilet ramah difabel, hingga layar elektronik di sejumlah koridor yang menampilkan jadwal dan hasil pertandingan.
Sambutan hangat datang dari warga setempat. Taufik, seorang penonton asal Kudus, sengaja datang bersama istri dan putrinya untuk menyaksikan laga akhir pekan tersebut.
"Betul, saya warga Kudus. Sengaja nonton mumpung ada Indonesia main di sini dan gratis juga," tuturnya.
Srikandi Merdeka Cup 2026 akan berlangsung hingga 23 Agustus. Sebanyak delapan tim dari tujuh negara ambil bagian, yakni Garuda Pertiwi (Indonesia), Putri Nusantara (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Yordania.