JAMBI — Setelah sukses dengan MacBook Neo generasi pertama yang dirilis awal tahun ini, Apple kabarnya tidak berpuas diri. Laporan terbaru dari Bloomberg dan jurnalis Tim Culpan mengungkap bahwa versi berikutnya, yang disebut MacBook Neo 2, sudah dalam pengembangan dengan sejumlah peningkatan signifikan.
Salah satu keluhan utama pengguna MacBook Neo generasi pertama adalah RAM 8 GB yang dianggap pas-pasan. Apple mendengar masukan itu. Untuk MacBook Neo 2, kapasitas RAM akan dinaikkan menjadi 12 GB — bukan langsung 16 GB seperti lini Mac lainnya.
Kenaikan RAM ini bukan tanpa alasan. Kombinasi chip A19 Pro dan memori 12 GB memungkinkan MacBook Neo 2 menjalankan model AI on-device terbaru Apple. Fitur ini tidak tersedia di generasi pertama karena keterbatasan A18 Pro dan RAM 8 GB.
Dampaknya langsung terasa pada pengalaman dikte yang lebih akurat dan opsi kustomisasi suara Siri yang lebih variatif. Semua diproses langsung di perangkat, tanpa perlu koneksi internet.
Chip A19 Pro yang sama juga akan digunakan di iPhone 17 Pro dan iPhone Air. Bedanya, versi untuk MacBook Neo 2 akan menggunakan konfigurasi "binned" — GPU 5-core, bukan 6-core seperti di saudaranya yang lebih mahal.
Keputusan ini masuk akal untuk menjaga harga tetap terjangkau. Meski begitu, lompatan performa GPU hingga 40 persen dibanding A18 Pro tetap menjanjikan, terutama untuk tugas editing foto ringan, rendering video 4K, atau bermain game kasual.
Menurut Tim Culpan, MacBook Neo 2 dengan chip A19 Pro dijadwalkan rilis pada 2027. Apple juga berencana menyegarkan pilihan warna secara berkala, meski detail warna spesifik belum diungkap.
Sementara itu, pengguna yang tidak sabar bisa menunggu informasi lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Untuk saat ini, MacBook Neo generasi pertama masih menjadi pilihan solid berkat keseimbangan harga dan performa.
MacBook Neo 2 jelas ditujukan bagi pengguna yang menginginkan laptop ringkas dengan ekosistem Apple tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Pelajar, pekerja kreatif pemula, atau pengguna yang sebagian besar bekerja di cloud akan mendapatkan nilai terbaik dari laptop ini.
Peningkatan RAM dan dukungan AI on-device membuatnya lebih future-proof dibanding pendahulunya. Namun, jika Anda membutuhkan performa multithreading berat atau RAM di atas 16 GB, lini MacBook Pro atau MacBook Air tetap menjadi pilihan yang lebih tepat.