JAMBI — Pengguna Windows yang gemar mengedit video mungkin mulai merasakan perbedaan besar pada Clipchamp. Aplikasi besutan Microsoft itu kini hanya bisa digunakan untuk menyunting proyek jika tersimpan di OneDrive. Media seperti klip video atau foto memang masih bisa disimpan secara lokal, tapi file proyeknya sendiri wajib diunggah ke cloud.
Kebijakan ini, yang diterapkan dalam beberapa waktu terakhir, secara fundamental mengubah cara Clipchamp bekerja. Alih-alih menjadi aplikasi desktop yang bisa diandalkan kapan saja, Clipchamp kini lebih cocok disebut aplikasi berbasis cloud yang sejajar dengan layanan Microsoft 365. Bagi pengguna dengan koneksi internet terbatas atau yang sering bekerja di luar jaringan, perubahan ini jelas merepotkan.
Lebih jauh lagi, Microsoft baru saja menghentikan Clipchamp untuk iOS. Pengguna iPhone dan iPad diminta untuk menghapus aplikasi tersebut. Sementara itu, versi Android tidak pernah dirilis sama sekali. Versi web Clipchamp memang masih ada, namun tetap dioptimalkan untuk penggunaan di desktop. Artinya, pengalaman mengedit video di perangkat seluler kini benar-benar terputus.
Di tengah keterbatasan Clipchamp, banyak pengguna mulai melirik kembali Windows Movie Maker. Aplikasi lawas ini mungkin tidak memiliki fitur modern seperti efek green screen atau stabilisasi gambar otomatis. Namun, ia menawarkan satu hal yang kini sangat langka: kemampuan bekerja sepenuhnya secara offline tanpa perlu akun atau sinkronisasi cloud.
Windows Movie Maker 6.0, versi yang populer di era Windows Vista dan Windows 7, kini bisa diunduh dan dijalankan di Windows 10 dan Windows 11. Seorang pengguna bahkan telah mengunggah file instalasinya ke Internet Archive, dan aplikasi tersebut sudah teruji berfungsi di ketiga sistem operasi tersebut.
Bagi yang ingin bernostalgia atau sekadar mencari alternatif edit video yang simpel, Windows Movie Maker bisa diunduh dari tautan di Internet Archive. Proses instalasinya pun standar: unduh file eksekutif (EXE), klik tombol instalasi, setujui persyaratan, dan selesai.
Perlu dicatat, karena ini adalah aplikasi lawas, tautan unduhan mungkin perlu di-refresh beberapa kali jika muncul pesan kesalahan. Setelah terinstal, aplikasi akan berjalan di Windows 11 tanpa masalah berarti, meski tampilannya tentu terlihat sangat klasik.
Jika Anda membutuhkan fitur editing modern dan tidak keberatan dengan ketergantungan cloud, Clipchamp tetap menjadi pilihan yang mumpuni. Namun, jika prioritas Anda adalah kebebasan bekerja offline, privasi data lokal, dan kemudahan antarmuka yang sederhana, Windows Movie Maker 6.0 adalah alternatif yang layak dicoba.
Keputusan Microsoft untuk mengunci Clipchamp dengan OneDrive mungkin masuk akal dari sisi ekosistem, tapi bagi pengguna yang menginginkan aplikasi yang "tinggal pakai" tanpa hambatan, Windows Movie Maker membuktikan bahwa usia bukanlah segalanya.