JAMBI — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Jambi berlangsung khidmat. Gubernur Jambi, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Wakil Kajati Jambi, perwakilan BIN, serta pejabat utama Polda Jambi dan Korem 042/Gapu turut hadir. Ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, dan elemen masyarakat memadati lapangan.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Brigjen TNI Nyamin membacakan amanat Kepala BPIP. Amanat itu menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
“Tantangan bangsa saat ini tidak hanya dari faktor ekonomi dan politik, tetapi juga perkembangan teknologi informasi yang dapat memengaruhi pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat,” demikian isi amanat yang disampaikan Danrem 042/Gapu.
Nilai-nilai luhur Pancasila seperti kemanusiaan, gotong royong, musyawarah, keadilan sosial, dan persatuan disebut sebagai modal utama bangsa Indonesia. BPIP menilai nilai-nilai itu mampu memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sekaligus menghadapi dinamika global.
Peringatan tahun ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat negara. “Melainkan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia,” tegas amanat tersebut.
Sejumlah pejabat daerah dan forkopimda hadir dalam upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu. Selain unsur TNI dan Polri, peserta upacara juga berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, serta berbagai komunitas masyarakat di Provinsi Jambi.