Pertamina Patra Niaga Gandeng Medco E&P Sakakemang, Pasok Gas Bumi untuk Kilang Dumai dan Plaju

Penulis: Ahmad Syukri  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:30:41 WIB
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga dan Direktur Medco E&P Sakakemang menandatangani kerja sama pasok gas bumi.

JAKARTAPertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan energi untuk dua kilang utamanya bakal terpenuhi secara berkelanjutan. Kerja sama dengan Medco E&P Sakakemang ini menjadi bagian dari strategi memperkuat rantai pasok energi nasional.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyatakan, dukungan pasokan gas dari Medco Sakakemang diharapkan mampu menjaga keandalan operasional kilang perusahaan. "Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan kebutuhan energi untuk operasional kilang perusahaan dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Sumber Gas dari Wilayah Kerja Sakakemang

Gas bumi yang akan dialirkan berasal dari Wilayah Kerja Sakakemang. Penandatanganan key terms sheet perjanjian jual beli gas dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Direktur Medco E&P Sakakemang BV Ronald Gunawan.

Acara penandatanganan disaksikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto. Rangkaian kegiatan berlangsung dalam ajang IPA Convex 2026 di Banten.

Dukung Ketahanan Energi Jangka Panjang

Mars Ega menambahkan, kolaborasi ini memperkuat peran Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Downstream PT Pertamina (Persero). Perusahaan terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan energi yang terintegrasi dan andal untuk kebutuhan operasional jangka panjang.

"Melalui dukungan pasokan gas dari Medco E&P Sakakemang, kami berharap dapat memperkuat rantai pasok energi nasional dalam menjaga ketahanan energi nasional jangka panjang," kata Mars Ega.

Kilang Dumai di Riau dan Kilang Plaju di Sumatera Selatan menjadi dua lokasi utama yang bakal menerima pasokan gas bumi dari kerja sama ini. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga kelangsungan produksi bahan bakar minyak nasional.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top