Wali Kota Jambi Maulana Buka Lomba Antar OPD, Tekankan Gotong Royong dan Target Bersihkan 300 TPS Liar

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:43:01 WIB
Wali Kota Jambi Maulana membuka lomba antar OPD dalam rangka HUT ke-80 Pemkot dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah.

JAMBI — Pemerintah Kota Jambi menggelar lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai puncak perayaan dua momentum besar sekaligus: Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota pada Sabtu (23/05/2026) ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, ASN, serta masyarakat yang antusias mengikuti lomba tradisional.

Target 300 TPS Liar Disulap Jadi Taman

Di sela-sela sambutan pembukaan lomba, Wali Kota Maulana menyoroti persoalan klasik perkotaan: sampah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan menerapkan sistem pengambilan sampah langsung dari rumah ke rumah secara lebih tertata.

"Jadi tidak boleh lagi ada warga Kota Jambi membuang sampah sembarangan, termasuk ke TPS di pinggir jalan protokol. Insya Allah sampai akhir tahun lebih dari 300 TPS liar akan kita bersihkan dan dijadikan taman atau tempat yang lebih bermanfaat," tegas Maulana dalam pidatonya.

Langkah ini merupakan bagian dari program Kampung Bahagia yang tengah digencarkan. Program tersebut tidak hanya menyasar kebersihan lingkungan, tetapi juga pembangunan kota yang berbasis partisipasi masyarakat.

Lomba Tradisional untuk Merajut Kekompakan ASN

Berbagai perlombaan digelar untuk mempererat hubungan antarpegawai, mulai dari gebuk guling, makan kerupuk, mancing botol, tangkap belut, tarik tambang, lari estafet sarung, hingga lomba lari. Wali Kota Maulana berpesan agar para peserta tidak terlalu serius dan tetap mengutamakan kegembiraan.

"Tidak usah terlalu ngotot, yang penting santai dan bahagia. Yang berprestasi tentu ada hadiah, ada piala dan lainnya. Tujuannya untuk saling mengakrabkan," ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Maulana mengingatkan bahwa pembangunan Kota Jambi membutuhkan kolaborasi semua pihak, bukan hanya kerja segelintir orang. "Wali Kota tidak bisa membangun sendiri, Wakil Wali Kota juga tidak bisa sendiri. Harus bersama-sama sampai ke masyarakat. Itulah program Kampung Bahagia, pembangunan berbasis masyarakat," tambahnya.

625 Tahun Perjalanan Sejarah Kota Jambi

Dalam kesempatan itu, Maulana juga mengaitkan perayaan ini dengan sejarah panjang Kota Jambi. Ia menyebut bahwa sejak Datuk Orang Kayo Hitam menentukan wilayah ini melalui Angso Duo yang berhenti di kawasan Tanah Pilih, perjalanan kota telah mencapai 625 tahun.

"Hari ini kita semua berkumpul dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang sudah 80 tahun dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 tahun," ungkapnya.

Kegiatan ini mengusung tema "Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan." Kehadiran unsur DPRD, TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam acara tersebut, menurut Maulana, menjadi simbol nyata sinergi lintas sektor demi mewujudkan Kota Jambi yang lebih baik.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: jambikota.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top