MERANGIN — Fakih, warga Desa Pulau Rengas, Bangko Barat, dinyatakan hilang setelah terseret arus deras saat mandi di Sungai Batang Merangin, Jumat (22/5/2026) sore. Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Arus yang mendadak kuat langsung menyeret remaja itu ke tengah sungai sebelum tenggelam.
Warga yang melihat kejadian langsung bergerak. Mereka menyisir tepian sungai secara manual dengan peralatan seadanya. Namun upaya itu tak membuahkan hasil.
Laporan resmi hilangnya korban baru diterima Pos SAR Bungo setelah pencarian awal gagal. Jarak tempuh 78,5 kilometer dari posko ke lokasi menjadi tantangan pertama. Tim rescue memerlukan waktu perjalanan darat sekitar 1 jam 39 menit untuk tiba di titik musibah.
Sabtu (23/5/2026) pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan menggelar briefing untuk memetakan strategi pencarian. Sebanyak 7 personel Rescue Pos SAR Bungo dan 6 personel BPBD Merangin diterjunkan. Warga setempat yang mengenali karakteristik sungai ikut mendukung pergerakan tim di lapangan.
Penyisiran difokuskan pada radius tertentu dengan membagi personel ke beberapa titik pantau yang dinilai rawan. Tim gabungan berkomitmen terus mengupayakan pencarian maksimal hingga korban dapat segera dievakuasi dari aliran sungai.
Kepala Pos SAR Bungo menyebut arus Sungai Batang Merangin yang deras dan medan sungai yang cukup lebar menjadi kendala utama operasi. Tim penyelamat harus berhati-hati saat menyisir area tengah sungai yang dalam.
Belum ada titik terang soal keberadaan korban hingga berita ini diturunkan. Operasi pencarian akan terus berlanjut dengan dukungan penuh dari warga dan perangkat desa setempat.