JAMBI — Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, penurunan harga mencakup semua ukuran pecahan. Emas 0,5 gram turun Rp10 ribu ke Rp1,469 juta, sedangkan pecahan besar lebih dalam: emas 5 gram melemah Rp100 ribu ke Rp13,970 juta, 10 gram turun Rp200 ribu ke Rp27,885 juta, dan 100 gram anjlok Rp2 juta ke Rp278,112 juta.
Program pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan senilai Rp20 ribu, mencapai Rp2,656 juta per gram. Meski kedua harga turun seiring, selisih antara harga jual dan buyback tetap stabil di kisaran Rp183 ribu per gram—margin yang relatif konsisten untuk transaksi tukar tambah.
Berbeda dari Antam, produk emas di Pegadaian menunjukkan kinerja positif hari yang sama. Emas Galeri24 mencatat kenaikan Rp22 ribu ke level Rp2,836 juta per gram, sementara emas UBS Pegadaian naik lebih dalam lagi—Rp25 ribu—mencapai Rp2,887 juta per gram.
Divergensi harga ini mencerminkan perbedaan standar cetakan, jalur distribusi, dan kebijakan harga masing-masing merek. BSI Gold, produk ketiga yang dicatat, berada di posisi tengah dengan harga dasar 1 gram di Rp2,733 juta.
Spread antara produk paling mahal (UBS Pegadaian di Rp2,887 juta) dan termurah (BSI Gold di Rp2,733 juta) kini mencapai Rp154 ribu per gram—selisih signifikan bagi pembelian dalam volume besar. Bagi konsumen yang membeli 10 gram, perbedaan harga ini bermakna hingga Rp1,54 juta dalam satu transaksi.
Konsumen yang menjual kembali emas juga perlu memperhatikan harga buyback berbeda per produk. BSI Gold menawarkan buyback Rp2,601 juta per gram, sedangkan Antam hanya Rp2,656 juta—selisih Rp45 ribu yang menguntungkan bagi pemilik Antam meski harganya terus melemah.
Untuk pecahan lengkap semua produk, silakan lihat tabel harga terperinci di bagian akhir artikel.
Antam (Harga Dasar, belum termasuk pajak 0,25%)
BSI Gold (Harga Dasar / Buyback)
Pegadaian Galeri24
Pegadaian UBS